Modal Nekat, Prilly Latuconsina Jadi Produser Film yang Angkat Tema Kesehatan Mental

Luthfia Miranda Putri   | Senin, 09 Maret 2020 05:31 WIB
Modal Nekat, Prilly Latuconsina Jadi Produser Film yang Angkat Tema Kesehatan Mental

Kapanlagi.com - Prilly Latuconsina dikenal sebagai aktris yang sangat berbakat di dunia akting. Sejumlah sinetron dan drama pun sukses dibawakannya mulai dari GANTENG-GANTENG SERIGALA, HANGOUT, hingga DANUR.

Bahkan baru-baru ini ia berkesempatan menjadi juri termuda di INDONESIA MOVIE ACTOR AWARDS 2020. Perempuan berusia 23 tahun ini dipilih karena sudah banyak pengalaman di industri perfilman. Ia pun menceritakan kalau rencana yang akan dilakukan selanjutnya adalah menjadi produser film.

"Genre film drama lagi proses penulisan skrip, doain kalau gak ada halangan Agustus ini udah produksi. Ini juga pengalam aku dipercaya untuk produser," ujar Prilly Latuconsina saat dijumpai di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/3).

 

 

 

1 dari 2 halaman

1. Ikut Main Film

Prilly mengaku kalau ia suka menantang dirinya untuk semakin berkarya. Ia menceritakan kalau film yang digarapnya ia juga akan terjun langsung sebagai pemain.

"Yang pasti aku main si di film itu. Sebenernya sih aku gak bisa nunggu production house untuk aku nawarin cerita itu. Karena aku takut cerita itu gak ada yg angkat jadi aku angkat sendiri. Oke deh, kita angkat ini isu ini kita bikin film sendiri," ujarnya.

Ia pun menambahkan, "Bikin film ini tuh modal nekat, karena kalau bukan aku siapa lagi gitu dan menurut aku untuk zaman sekarang kita jangan takut nih bikin film bakal laku atau enggak."

2 dari 2 halaman

2. Angkat Kesehatan Mental

Angkat Kesehatan Mental Prilly Latuconsina © Kapanlagi - Bayu Herdianto
Tak seperti genre film Indonesia biasanya yang mengangkat tema cinta, kali ini Prilly memilih tema kesehatan mental. Sayangnya ia masih merahasiakan para artis yang akan main di film ini.

"Kebetulan teman-teman di sekitar aku banyak yang sebenarnya mempunyai penyakit mental tapi mereka ga berani cerita. Aku kan juga punya program curhat, di sana banyak banget orang yang mempunyai penyakit mental atau dia punya tapi dia gak sadar ya udah kita angkat di film. Ceritanya sangat relatable sama remaja sekarang, pergaulan bebas jaman sekarang," ujar Prilly.

"Kalau jadi sutradara aku belum siap, kalau jadi sutradara kan kita harus menggambarkan skrip kan, tapi kalau sutradara kan aku bisa memikirkan ceritanya apa, pemainnya siapa," ujarnya sembari menutup wawancara.

(kpl/aal/lmp)

Reporter:  

Sahal Fadhli