Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Model Arif Edison Mengaku Jadi Korban Pelecehan Saat Jalani Pemotretan

Senin, 04 April 2022 09:15 WIB
Model Arif Edison Mengaku Jadi Korban Pelecehan Saat Jalani Pemotretan
Credit: instagram.com/arifedisoncai

Kapanlagi.com - Pengakuan mengejutkan datang dari model Arif Edison. Ia mengaku mendapat pelecehan seksual saat menjalani sesi foto di Lombok, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu oleh seorang penata rias.

Saat itu, di tengah bukit yang luas, tidak ada ruangan untuk dirinya berganti pakaian. Alhasil dirinya harus berganti pakaian dengan ditutupi kain. Karena tidak bisa melakukan seorang diri. Ia pun meminta bantuan penatas riasnya.

“Iya pada awal kejadiannya saya sedang akan bersiap-siap akan mengikuti foto shoot di Bukit Merese, Lombok. Lokasinya dekat pantai Mandalika dan saat itu harus ganti kostum di mana nggak ada ruang buat berganti pakaian ya,” kata pemilik akun Instagram @arifedisoncai ini.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

“Harus disiapkan semacam kain gitu ya, kain yang melingkari tubuh gitu ya buat berganti bawahan, celana maksudnya. Karena kalau atasan kan tidak ada masalah ya,” lanjutnya.

1. Minta Bantuan Penata Rias Karena Kostum Rumit

Gambar

Kostum yang ia kenakan juga termasuk rumit untuk digunakan sendiri. Dengan meminta bantuan penata rias, ia berharap kostum untuk sesi foto bisa digunakan dengan baik dan benar

"Kostumnya itu benar-bener berupa kain adat yang tentunya cara pasangnya harus dibantu oleh penata rias,” ucapnya.

2. Sentuh Alat Kelamin & Ucapkan Kata Tak Pantas

Gambar

Di saat inilah pelecehan itu terjadi. Secara tiba-tiba dan sengaja, penata rias itu menyentuh alat kelamin Arif Edison. Tak hanya menyentuh secara berulang-ulang, si penata rias juga mengucapkan kata-kata yang kurang pantas

"Nah si penata rias ini begitu melihat kulit saya mungkin, dia langsung bilang 'wah ternyata kulitmu putih, bagus banget. Saya tidak kuasa untuk menahan birahi' dia bilang gitu,'. Akhirnya dengan sengaja menyentuh berulang-ulang bagian kelamin itu, nggak ada persetujuan, nggak ada minta maaf dan nggak ada permisi juga,” tutur pria yang berprofesi sebagai pengacara itu.

3. Kaget dan Syok

Gambar

Saat itu Arif Edison tak bisa berkata apa-apa. Ia kaget dan syok saat penata rias tersebut melecehkan dirinya. Saat itu ia juga tidak mungkin bisa kabur karena tidak mengenakan pakaian.

“Saya yang pada saat itu tidak berbusana pastinya tidak bisa apa-apa kan, lari juga jadi aneh, terpaksa menerima. Tapi sampai saat ini dia belum tahu kalau saya berprofesi sebagai advokat atau lawyer,” tukas Arif Edison.