Momen Pertemuan Terakhir Glenn Fredly dan Ayahnya Beberapa Hari Sebelum Tutup Usia

Jum'at, 10 April 2020 07:15 WIB
Momen Pertemuan Terakhir Glenn Fredly dan Ayahnya Beberapa Hari Sebelum Tutup Usia

Kapanlagi.com - Hari Rabu (8/4), Glenn Fredly meninggal dunia di usia 44 tahun karena penyakit meningitis yang datang secara tiba-tiba. Jenazah sang maestro lantas dimakamkan Hari Kamis (9/4) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Pemakaman itu sendiri dihadiri oleh banyak sekali orang, meski sebenarnya sudah ada imbauan dari pemerintah agar publik tidak berkerumun secara ramai-ramai.

But anyway, proses pemakaman itu juga dihadiri oleh pihak keluarga Glenn, seperti salah satunya sang ayah, Hengky David Latuihamallo. Meski sedih karena ditinggal sang buah hati, namun Hengky terlihat cukup tegar dan sudah merelakan kepergian pelantun Januari tersebut.

"Glenn pergi untuk selama-lamannya karena memang sakitnya Glenn juga dadakan, pusing terus meninggalkan kita itu rencana Allah. Terima kasih banyak kalian sudah hadir dan saya kira kami sebagai orang tua, saya maupun adiknya Glenn mengucaplan terima kasih untuk Allah SWT karena Glenn sudah senang berada di surga," ungkap Hengky di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2020).

1 dari 2 halaman

1. Tidak Punya Riwayat Penyakit Sama Sekali

Tidak Punya Riwayat Penyakit Sama Sekali Pemakaman Glenn Fredly / Credit: KapanLagi - Bayu Herdianto
Seperti diketahui, kepergian Glenn benar-benar mengejutkan banyak pihak, mengingat Ia sebelumnya tak pernah sakit parah. Hengky bahkan menegaskan jika putranya sama sekali tak punya riwayat penyakit apa-apa.

"Glenn nggak ada riwayat penyakit, sama sekali nggak ada. Dari dokter sampai dua kali, tiga check up, seluruhnya tidak punya penyakit, hanya pusing saja," sambungnya.

2 dari 2 halaman

2. Momen Pertemuan Terakhir Glenn Fredly dan Ayah

Momen Pertemuan Terakhir Glenn Fredly dan Ayah Pemakaman Glenn Fredly / Credit: KapanLagi - Bayu Herdianto
Hengky masih sempat bertemu dengan Glenn pada Hari Minggu (5/4). Sang ayah mengaku tak punya firasat apapun kala itu, mengingat keduanya masih bernyanyi bersama, seperti biasa saja.

"Hari minggu Glenn undang saya untuk datang ke rumah dia. Dia main piano saya disuruh nyanyi. Nyanyi lagu The Lord Prayer sampai 20 kali. Hari Senin dia masuk (RS), hari Kamis dia meninggal. Rencana Tuhan memang tiada yang tahu," tutup Hengky.

(kpl/far/gtr)