Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Namanya Terseret Kasus Dugaan Investasi Palsu Di Tanah Air, Ustaz Yusuf Mansur Mengaku Diterima dengan Baik Ketika Berada di Yaman

Kamis, 30 Juni 2022 06:54 WIB
Namanya Terseret Kasus Dugaan Investasi Palsu Di Tanah Air, Ustaz Yusuf Mansur Mengaku Diterima dengan Baik Ketika Berada di Yaman
Istimewa

Kapanlagi.com - Nama Ustaz Yusuf Mansur akhir-akhir ini santer dibicarakan terkait kasus investasi yang menyeret namanya. Bahkan tak sedikit yang mengaku jadi korban dari Ustaz kondang satu ini.

Tak hanya itu bahkan belum lama ini, rumahnya juga sempat digruduk puluhan orang yang mengaku menjadi korban. Orang-orang tersebut meminta pertanggungjawaban Yusuf Mansur atas dugaan penipuan investasi.

Namun saat itu Ustaz Yusuf Mansur sendiri sedang berada di luar negeri. Tepatnya ia tengah berada di negara Yaman untuk belajar sekaligus bersilaturahmi dengan para ulama di negara tersebut.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Berada di Yaman

Saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, (28/6) Selasa malam lelaki yang akrab di sapa UYM ini pun sedikit menceritakan keberadaannya di salah satu negara Timur Tengah tersebut. Ia berkunjung dan berziarah ke makam para pemuka agama di negara itu.

"Allhamdulillah surga, kita kalau ada di habitatnya tuh seneng gitu, saya merasa itu habitat saya banget. Subuh ke subuh sama habib, dan ulama secara keseluruhan, ngaji ziarah, maupun berkunjung ke ulama senior yang masih hidup," ungkap Ustaz Yusuf Mansur.

2. Disambut Baik

Gambar

Ustaz Yusuf Mansur juga mengatakan bahwa kedatangannya disambut baik. Ia pun menegaskan bahwa para ulama di sana bukannya tak tahu soal kasus yang menyeret namanya di tanah air.

"Saya diterima di hadapan para ulama, penerimaan mereka bukan penerimaan yang mereka nggak tahu saya banyak masalah, banyak yang nuduh ini dan itu," ujarnya.

3. Isi Ceramah

Tak hanya diterima, Yusuf Mansur juga didoakan. Bahkan ia juga diberi panggung untuk mengisi ceramah di hadapan para mahasiswa dan oelajar dari 70 negara.

"Mereka tetap menerima tetap mendoakan, tetap memberi panggung buat saya. Kan saya ceramah di sana. Di hadapan mahasiswa dan pelajar dari 70 negara," pungkasnya.

 

Topik Terkait