Nggak Mau Berdemo, Nino RAN Tetap Lawan Agenda Reklamasi Jakarta

Risang Sudrajad | 01 Juni 2015, 10:15 WIB
Nggak Mau Berdemo, Nino RAN Tetap Lawan Agenda Reklamasi Jakarta
Kapanlagi.com - Banyak perlawanan yang muncul terkait rencana pemerintah DKI Jakarta untuk melanjutkan pelaksanaan proyek reklamasi 17 pulau di Pantai Utara Jakarta. Mengenai hal itu, salah satu personel grup musik RANNino mengaku tak setuju dengan hal tersebut.

Kabar reklamasi Jakarta memang belum berhembus kencang seperti di daerah lain. Namun, dia juga mengatakan bila dirinya akan mendukung gerakan yang dilakukan oleh para relawan untuk melawan proyek reklamasi ini.

"Intinya soal reklamasi dan air saya kurang setuju. Cuma kalau masalah reklamasi di Jakarta, memang belum terdengar sekencang di Teluk Benoa Bali. Tapi kalau itu memang gerakan positif yang dilakukan para relawan saya mendukung adanya penolakan itu," kata Nino, saat ditemui di Rolling Stones Cafe, Ampera Jakarta Selatan Jumat (29/5).

Nino RAN @foto: © KapanLagi.comNino RAN @foto: © KapanLagi.com

Menyikapi hal tersebut, Nino mengaku tidak akan melakukan cara yang berbau dengan kekerasan seperti berdemo. Tetapi, wujud perlawanan itu aka ia tunjukkan dengan memberikan contoh untuk melakukan gerakan penghijauan lingkungan.

"Kalau menyikapi masalah reklamasi dan air ini mungkin kami akan ada di posisi yang netral. Dalam hati selalu mendukung dengan adanya penolakan. Tapi apa yang saya lakukan di sini bukan orang yang ada di garis kerasnya misalnya berteriak pada area demo. Jadi bentuk ketidaksetujuan itu kami tunjukkan lebih ke arah memberikan contoh dengan mengajak banyak orang untuk melestarikan lingkungan," ujarnya.

Selain itu, pelantun lagu Pandangan Pertama itu pun mengungkapkan seringnya ia melakukan kegiatan positif mengenai penghijauan. Dalam kesempatan itu, Nino bersama RAN sering kali membuat sebuah kampanye yang diadakan di berbagai lokasi seperti taman kota.

Nino RAN @foto: © KapanLagi.comNino RAN @foto: © KapanLagi.com

"Pastinya, RAN sering campaign dengan hal semacam itu, tapi sifatnya lebih ke penghijauan. Di situ kami ngajak fans dan teman RAN yang lain untuk campaign seperti di taman kota, yang bekerjasama dengan WWF contohnya kayak bersihin pantai," tambah Nino.

Sekedar diketahui, reklamasi yang merupakan bagian dari proyek tanggul raksasa (Giant Sea Wall). Proyek ini akan rencananya menghasilkan tambahan lahan di Jakarta seluas 51 ribu hektare. 

(kpl/far/abl)

Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi