Orang Indonesia Jahat, Maria Ozawa 'Miyabi' Kapok Datang Lagi

Guntur Merdekawan | Jum'at, 09 November 2018 11:15 WIB
Orang Indonesia Jahat, Maria Ozawa 'Miyabi' Kapok Datang Lagi

Kapanlagi.com - Sebuah kejadian tak menyenangkan baru saja dialami oleh mantan bintang film panas populer asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi. Wanita berusia 32 tahun itu belum lama ini dijebak oleh para petugas kantor imigrasi Bali. Paspornya sempat diambil dan ditahan tanpa alasan yang jelas, sebelum akhirnya terkuak jika ternyata para petugas itu cuma ingin selfie bersama dengan sang bintang.

Pada saat kejadian, Miyabi sejatinya sedang menghadiri pesta ultah dari sahabatnya, Barbie Nouva. Nah gara-gara insiden tersebut, Miyabi jadi kapok untuk datang ke Indonesia lagi. Terlebih lagi, ini bukan kali pertama pemain film MENCULIK MIYABI itu mengalami kejadian serupa.

"Iya, dia (Maria Ozawa) kesal banget dengan kejadian kemarin. Apalagi, ini bukan yang pertama kali Miyabi diperlakukan seperti ini. Dia bilang sama aku, kalau dia nggak akan nginjak Indonesia, khususnya Bali," kata Barbie Nouva dalam keterangannya, Kamis (8/11).

1 dari 2 halaman

1. Dituduh Lakukan Hal Buruk

Awalnya, petugas imigrasi mengaku dapat informasi jika Miyabi akan melakukan tindakan yang buruk selama pesta ultah Barbie. Dengan dalih itu, mereka pun menahan paspor pasangan dari Jose Sarasola itu.

"Dia (Miyabi) kesal karena dituduh melakukan bisnis diam-diam, yang itu semua nggak benar. Dia itu khusus untuk datang ke ulang tahun aku. Dia ke sini pakai duit sendiri, nggak ada tuh dia dibayar," jelas Barbie.

2 dari 2 halaman

2. Sebut Orang Indonesia Jahat

Sebut Orang Indonesia Jahat Barbie Nouva dan Miyabi / Credit: Instagram - official.barbienouva
Beberapa kali mendapat perlakuan tak terpuji selama di Indonesia tentu membuat Miyabi kecewa berat. Ia sempat curhat panjang lebar mengenai kekesalannya lewat media sosial pribadinya. Hal itu dibenarkan oleh Barbie.

"Dia juga bilang kalau orang Indonesia itu semuanya jahat, karena dia nggak dapat privasi di sini," pungkas Barbie.

Source: Liputan6.com/Ruly Riantrisnanto

(kpl/lip/gtr)


Editor:  

Guntur Merdekawan

↑