Pablo Benua, Rey Utami & Galih Ginanjar Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Galuh Esti Nugraini | Kamis, 11 Juli 2019 16:10 WIB
Pablo Benua, Rey Utami & Galih Ginanjar Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Kapanlagi.com - Kasus ikan asin akhirnya menunjukkan titik temu. Setelah melakukan pemeriksaan terhadap pasangan suami istri Rey Utami, Pablo Benua, dan juga Galih Ginanjar akhirnya ketiganya ditetapkan sebagai tersangka. Untuk Barbie Kumalasari sendiri masih menjadi saksi, hal ini seperti yang diungkap oleh Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

"Setelah mendapat informasi dan klarifikasi kemudian penyidik melakukan gelar perkara tadi malam sekitar jam 23. Dan kemudian hasil dari gelar perkara tersebut setelah melihat keterangan2 semua, saksi barang bukti, jadi untuk status ketiganya dinaikkan menjadi tersangka. Jadi setelah terlapor sekarang tersangka," jelas Argo Yuwono.

Ketiganya terjerat UU ITE dan juga pasal 310 dan 311 KUHP. Tentu ancaman hukumannya pun tak main-main. "Enam tahun ke atas," lanjutnya.

1 dari 2 halaman

1. Wewenang Penyidik Untuk Menahan

Meski ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka, namun penangkapan pun belum dilakukan. Ya, mereka masih menunggu 1x24 jam. Baru nantinya, semua diserahkan pada penyidik untuk melakukan penahanan.

"Untuk tiga tersangka tersebut kita masih dalam proses penangkapan 1x24 jam, ya tentunya nanti setelah habis masa penangkapan, ada wewenang penyidik untuk menahan atau tidak. Nanti kita tunggu setelah habis masa penangkapan," ucap Argo.

2 dari 2 halaman

2. Tersangka Menghilangkan Barang Bukti

Tersangka Menghilangkan Barang Bukti Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya © KapanLagi.com/Budy Santoso
Sebelumnya, pihak penyidik juga sudah menggeledah rumah dari pasangan Pablo Benua dan Rey Utami. Semua yang menjadi barang bukti pun tak ada. Bahkan video tersebut juga sudah telah mereka hapus.

Hal ini menjadi pertimbangan penyidik, untuk segera melakukan penangkapan. Tentu saja, menghilangkan barang bukti akan menambah berat hukuman yang ada.

"Kenapa kita lakukan penangkapan salah satunya itu sudah dihapus menghilangkan barang bukti kemudian di rumahnya kita geledah sudah tidak ada semua alat alatnya bersih kameranya pun gak ada semuanya bersih makanya kami melakukan penangkapan dan nanti kita tunggu proses berikutnya," tutupnya.

(kpl/aal/gen)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑