Pelaku Pengeroyokan Asisten Nathalie Holscher Terancam Ditangkap Paksa

Guntur Merdekawan | Senin, 09 Desember 2019 19:08 WIB
Pelaku Pengeroyokan Asisten Nathalie Holscher Terancam Ditangkap Paksa

Kapanlagi.com - Asisten DJ Nathalie Holscher yang bernama Fano belum lama ini jadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum bernama Ghatan Saleh Hilabi. Sang pelaku lantas dilaporkan ke pihak kepolisian dan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

Namun rupanya sang tersangka tak mengindahkan panggilan penyidik. Karenanya, Ghatan terancam bakal dijemput secara paksa oleh pihak kepolisian. Sebelumnya Ghatan juga sempat didatangi di kediamannya, namun tak ada di lokasi.

"Sampai dengan hari ini belum (kedatangan Ghatan). Tadi penyidik sudah mendatangi kediamannya tapi tidak di tempat. Kami tunggu hari ini di Polda Metro Jaya, kalau memang tidak bisa hadir kita akan keluarkan surat perintah penangkapan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/12).

1 dari 2 halaman

1. Beberapa Orang Sekaligus Dipanggil

Beberapa Orang Sekaligus Dipanggil Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus © KapanLagi/Irfan Kafril
Selain itu, panggilan kepolisian ini bukan hanya untuk Ghatan Saleh, tapi beberapa pelaku lainnya pun diharapkan dapat memenuhi panggilan kepolisian. Para pelaku dikenakan pasal 170 tentang pengeroyokan.

"Kami juga berharap GS (Gathan) dan kawan-kawannya juga hadir memenuhi panggilan, karen pasal 170 kasus pengeroyokan memang unsur-unsur pidana sudah terpenuhi," ujarnya.

Seharusnya, hari ini Ghatan Saleh dipanggil pihak kepolisian Polda Metro Jaya dengan agenda pemeriksaan BAP pada pukul 14:00 WIB. Namun hingga kini Gathan beserta rekannya yang terlibat dalam kejadian itu masih belum terlihat memenuhi panggilan.
2 dari 2 halaman

2. Kronologi Pengeroyokan

Kronologi Pengeroyokan Nathalie Holscher dan Fano © Instagram/nathalieholscher
Fano mengaku dikeroyok oleh sekitar 5 orang pada insiden itu. Fano menduga jika para pelaku sedang berada di bawah pengaruh alkohol ketika melakukan aksi kekerasan tersebut. Ia pun menceritakan kronologi kejadian di hadapan awak media.

"Jadi kita mau makan jam 3 pagi, tiba-tiba dia (G) datang, terus ngelihatin Natalie kayak gitu. Kebetulan banget dia di depan saya, tatap-tatapan gitu. Terus dia ngelihatin saya mulu, saya lihatin balik dong, eh pas dia mungkin nggak suka saya lihatin balik, dia ngelempar gelas. Saya menghindar, terus saya lari, pas saya keluar mau minta tolong, saya didorong, langsung diinjek-injek sama inisial G dan kawan-kawan. Kayaknya mabuk, kelihatannya, slengean," ungkap Fano saat ditemui sebelumnya di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (4/12).

(kpl/irf/gtr)


Reporter:  

Irfan Kafril

TOPIK TERKAIT
 
↑