Pengakuan Maia Estianty Sempat Marah Hingga Maki-Maki Tuhan Karena Cobaan Berat di Masa Lalu

Rabu, 03 Juni 2020 21:08 WIB
Pengakuan Maia Estianty Sempat Marah Hingga Maki-Maki Tuhan Karena Cobaan Berat di Masa Lalu

Kapanlagi.com - Maia Estianty sempat mengalami masa lalu pahit ketika rumah tangganya bersama Ahmad Dhani berakhir dengan perceraian. Setelah cerai, penderitaan Maia masih harus berlanjut, karena ketiga putranya, Al Ghazali, El Rumi dan Dul Jaelani harus ikut tinggal dengan pihak ayah.

Maia kala itu berusaha mati-matian memperjuangkan hak asuh anak-anaknya hingga sampai merasa depresi dan stress berat. Beruntung Ia berada di lingkungan, di mana semua orang di sekitarnya terus memberikan dukungan penyemangat tanpa henti.

"Gue dikasih tau gini waktu itu, 'Udahlah nggak usah lu cari anak-anak lu, yakin aja suatu saat mereka akan kembali pada kamu. Nggak usah pakai hukum manusia sok-sokan ego lu maju-maju berantem ini itu, nggak usah. Lu pakai Tuhan aja untuk mengembalikan anak-anak lu sendiri. Nggak usah pake ego masing-masing kita gontok-gontokan tarik-tarikan, yang ada kasihan anak lu, mundur aja nggak usah, biar Tuhan yang mengembalikan anak-anak kamu, itu akan lebih indah waktunya'," ungkap Maia pada Daniel Mananta seperti dikutip KapanLagi.com dari channel Youtube Daniel Mananta Network.

1 dari 3 halaman

1. Mundur dari 'Perang'

Mundur dari 'Perang' Maia Estianty dan Daniel Mananta / Credit: Youtube - Daniel Mananta Network
Setelah mendapat suntikan semangat dari teman-temannya, Maia pun akhirnya memutuskan untuk mundur dari perebutan hak asuh anak. Wanita kelahiran Surabaya ini percaya jika suatu saat nanti Tuhan akan mengembalikan para buah hati ke pelukannya.

"Gue mundur langsung, ibaratnya perang, udah pasukan mundur nggak usah dilawan. Terima aja takdirnya. Dan akhirnya gue sama sekali tidak mencari anak-anak, gue fokus kerja kerja kerja gimana caranya gue harus bangun rumah, bangun karir gue lagi," sambung wanita yang kini berstatus istri dari Irwan Mussry itu.

2 dari 3 halaman

2. Sempat Marah-Marah Hingga Maki-Maki Tuhan

Seperti orang lain pada umumnya, Maia juga sempat menyalahkan dan marah-marah pada Tuhan ketika pertama kali mendapati cobaan beratnya kala itu. Namun beruntung pada akhirnya wanita berusia 44 tahun ini bertemu dengan orang-orang yang tepat yang bisa meredam emosinya.

"Gue kan nggak pernah namanya dapat ujian yang parah banget gila-gilaan seperti waktu itu. Pada saat kejadian itu, di situlah gue sempet marah-marah sama Tuhan, ibaratnya Tuhan gue maki-maki. Saking gue nggak terima, kan gue nggak melakukan sesuatu yang selama ini gimana gitu loh, tapi kenapa kejadian ini menimpa gue? Tapi di situlah namanya proses pembelajaran hidup. Untungnya gue ketemu pembimbing-pembimbing spiritual, keluarga, sepupu yang sama-sama menguatkan satu sama lain," tutup Maia.

3 dari 3 halaman

(kpl/gtr)