Pengakuan Zul Zivilia: Suka Nyabu hingga Berteman dengan Bandar Narkoba

Rezka Aulia | Selasa, 15 Oktober 2019 07:37 WIB
Pengakuan Zul Zivilia: Suka Nyabu hingga Berteman dengan Bandar Narkoba

Kapanlagi.com - Zul, vokalis band Zivilia yang diduga berkomplot dengan jaringan Muhammad Hendriawan alias Rian dalam mengedarkan sabu dan ekstasi, membeberkan awal mula dirinya bisa kenal dengan Rian.

"Kenal kurang lebih satu bulan sama Rian. Dia jualan kain di Tanah Abang. Terus dia minta dibikinin lagu buat istrinya, saya langsung dikasih DP (Down Payment) Rp. 5 juta buat bikin lagu," ungkap Zul dalam sidang lanjutan perkaranya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (14/10).

Zul mengaku setiap kali bertemu dengan Rian, dirinya diberikan Sabu secara cuma-cuma oleh Rian untuk digunakannya.

 

 

 

1 dari 3 halaman

1. Nongkrong dengan Bandar

Nongkrong dengan Bandar © KapanLagi.com/Bayu Herdianto
"Terus saya ditawari Sabu karena dia tahu saya pemakai. Saya kadang tiga hari sekali (ke apartemen Rian). Kalau nongkrong, nyabu terus. Saya dikasih gratis, tidak beli sama sekali," kata Zul.

Sering bertemu, Zul pun akhirnya mengetahui bahwa Rian merupakan salah seorang bandar narkoba. "Saya tahunya seminggu sebelum penangkapan," tuturnya.

2 dari 3 halaman

2. Hanya Antarkan

Dalam keterangan di Berkas Acara Perkara, Zul sempat menimbang dan mengantarkan barang haram milik Rian untuk diberikan kepada pembeli. Zul pun tak membantah saat hakim membacakan BAP di persidangan.

Namun ia berkilah bahwa saat itu mengantar barang haram karena sebatas menemani Harun (terdakwa lainnya) yang tak tahu jalan.

"Saya menawarkan diri (untuk mengantar) karena saat itu sedang tinggi (habis makai sabu), dan juga karena Harun nggak tahu Jakarta karena dia baru datang dari Kendari," ujarnya.

3 dari 3 halaman

3. Barang Bukti Kiloan Sabu

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Zul ditangkap di apartemen Gading River, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 3 Maret 2019.

Zul ditangkap di apartemen tersebut bersama dua rekannya yakni Rian dan Harun. Saat penangkapan mereka, polisi menemukan narkoba di dalam koper berisi sabu seberat 9, 5 kg dan 24 ribu butir pil ekstasi

Rian adalah pemilik koper berisi sabu 9,5 kg dan 24 ribu butir pil ekstasi. Sedangkan Harun bertugas sebagai kurir atau pengantar barang haram tersebut.

 

(kpl/dan/rna)


Reporter:  

Dadan Deva

↑