Penuh Haru! Peggy Melati Resmikan Sekolah Disabilitas di Gaza

Guntur Merdekawan  | 20 September 2015, 18:35 WIB
Penuh Haru! Peggy Melati Resmikan Sekolah Disabilitas di Gaza
Kapanlagi.com - Sekolah Sham Al Amal yang diperuntukkan bagi anak-anak penyandang disabilitas di Gaza, Palestina akhirnya resmi dibuka. Aktris Peggy Melati Sukma yang berperan dalam pembangunan sekolah tersebut tak henti mengucap syukur ketika bisa memperkenalkan sekolah itu kembali.

Seperti diketahui, hujan bom yang dijatuhkan zionis Israel pada pertengahan 2014 lalu meluluhlantakkan beberapa tempat, seperti salah satunya sekolah Sham Al Amal. Namun setelah berkenalan dengan warga Gaza yang kini menjadi mitranya bernama Dr Bassel Abuwarda, Peggy bersemangat membangun kembali sekolah tersebut.

"Alhamdulillah akhirnya bisa meluncurkan sekolah Sham Al Alam untuk anak disabilitas. Ini sekolah disabilitas satu-satunya di Gaza agar mereka tak lagi belajar di tenda plastik. Kami sediakan tempat yang layak dengan kebutuhan memadai," ujar Peggy saat peluncuran sekolah Sham Al Alam di Menara 165, Jl TB Simatumpang, Jakarta Selatan, Minggu siang (20/9).

Peggy di peluncuran sekolah Al Alam © KapanLagi.com®/Abbas Adi NugrohoPeggy di peluncuran sekolah Al Alam © KapanLagi.com®/Abbas Adi Nugroho

Untuk mewujudkan pembangunan sekolah tersebut, Peggy dibantu oleh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Tanpa lelah, mereka berkeliling 144 kota di 14 Negara untuk menggalang bantuan bagi jalur Gaza.

Dalam peluncuran tersebut, Peggy melakukan conference bersama rekan-rekan di Gaza menggunakan Skype. Meski koneksi tersendat-sendat, tampak wajah-wajah bahagia dari solidaritas dan anak-anak di sana. Melihat hal tersebut, mata pemeran serial Gerhana ini berkaca-kaca karena sadar perjuangan panjangnya berhasil.

"Sejak setahun lalu, saat israel membombardir jalur Gaza, bersama ACT saya komunikasi secara intens dengan solidaritas di sana. Melakukan pekerjaan di tempat konflik sangat susah karena jalur sulit untuk masuk. Untungnya kita kerjasama dengan mitra yang sudah dipercaya. Kita percayakan dana itu lewat beberapa uji coba dan seleksi," pungkasnya.

Sekolah Sham Al Alam dibangun di atas tanah seluas 578 meter persegi di kawasan Zeitoun. Sekolah ini terdiri dari 10 kelas berukuran 4,5 meter x 5 meter dan bisa menampung sekitar 150 hingga 200 anak. Sekolah ini juga menjadi satu-satunya tempat dengan fasilitas solar pannel system.

(kpl/abs/gtr)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho