Perdalam Agama Selama di Penjara, Pablo Benua Ucapkan Terima Kasih Pada Fairuz

Louvina Gita   | Selasa, 07 Januari 2020 11:05 WIB
Perdalam Agama Selama di Penjara, Pablo Benua Ucapkan Terima Kasih Pada Fairuz

Kapanlagi.com - Sidang kedua kasus ikan asin yang menyeret Galih Ginanjar serta pasangan Pablo Benua dan Rey Utami baru saja digelar Selasa kemarin (6/1) dengan agenda eksepsi. Melalui kuasa hukum, mereka meminta agar lokasi persidangan dipindah dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ke Pengadilan Negeri Cibinong, Jawa Barat.

Ditemui usai persidangan, Pablo Benua menyampaikan sebuah salam kepada Fairuz A Rafiq yang telah melaporkan dirinya dan sang istri. Bukan salam penuh dendam, melainkan sebuah ucapan terima kasih.

"Yang pasti saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pelapor saya. Karena setelah masuk dalam Rutan Polda Metro Jaya, saya di sana mendapat banyak hikmah, pelajaran," kata Pablo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

1 dari 2 halaman

1. Melihat Istri Berhijab

Selama berada di tahanan, banyak hal berubah pada Pablo Benua dan Rey Utami. Salah satu yang membuat Pablo takjub tatkala melihat sang istri memilih menutup auratnya.

"Di dalam sana saya bisa berubah menjadi orang yang lebih baik, saya bisa melihat istri saya berhijab, ini adalah hal yang luar biasa. Karena di dalam Rutan saya baru mendapatkan kenikmatan beribadah. Selama ini di luar saya mungkin ugal-ugalan, saya mungkin masih fokus terhadap hal-hal dunia, tapi saya di Rutan banyak belajar," papar bapak satu anak ini.

2 dari 2 halaman

2. Orangtua Ingin Anak Bebas

Dalam sidang agenda eksepsi kemarin, ayah angkat Pablo Benua menyempatkan untuk datang sebagai bentuk dukungan. Dengan mata berkaca-kaca, ia berharap ada mediasi antara Fairuz A Rafiq dengan anak serta menantunya agar kasus ini berakhir dengan damai.

"Jadi saya bilang coba lakukan damai saja. Saya seorang mualaf, saya katakan nggak boleh ada dendam di antara kita, dengki, suuzan, nggak boleh. Makanya saya minta segeralah dimediasi supaya selesai. Bunuh orang nggak, nipu nggak, mencuri nggak. Yang begini tapi dampaknya ke anaknya," harap pria bernama Anton tersebut.

(kpl/abs/lou)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑