Peringati Hari Aids, Raline Shah Tak Malu Lakoni Tes HIV

Fitrah Ardiyanti | 01 Desember 2015, 08:15 WIB
Peringati Hari Aids, Raline Shah Tak Malu Lakoni Tes HIV
Kapanlagi.com - Dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia pada 1 Desember mendatang, atas undangan pemerintah DKI Jakarta, untuk pertama kalinya artis Raline Shah akan menjalani tes HIV/AIDS. Ia mengaku sangat bangga bisa dipercaya sebagai satu-satunya selebriti yang meramaikan acara tersebut.

"Suatu kehormatan bagi saya bahwa pemerintah DKI undang saya, satu-satunya public figure yang berbicara pada hari ini, karena AIDS itu penyakit serius. Kalau mau menurunkan jumlah penderitanya adalah lewat pendidikan supaya punya pengetahuan tentang penyakitnya. Makanya saya di sini untuk menyuarakan semua itu," ujar Raline saat ditemui di Taman Suropati, Jakarta Pusat pada (29/11).

"Sebagai public figure pastinya kami punya suara lebih besar dan bisa menyentuh teman-teman (anak) muda juga. Mendidik mereka tentang penyakit ini dan juga merangkul teman-teman ODHA bahwa ini bukan akhir hidup mereka melainkan tantangan," lanjutnya.

Jika kebanyakan orang takut dan malu untuk tes HIV, tidak demikian dengan Raline. Pemain SURGA YANG TAK DIRINDUKAN itu justru merasa bahwa langkah ini harus dilakukan oleh semua masyarakat Indonesia guna mengetahui kesehatannya.

Raline Shah nggak malu jalani tes HIV/©KapanLagi.com®/Budy SantosoRaline Shah nggak malu jalani tes HIV/©KapanLagi.com®/Budy Santoso

"Iya pertama kali aku tes darah untuk HIV. Pengen nunjukin ke temen-temen bahwa kita nggak harus malu. Kita harus tahu status kesehatan kita apapun itu. Karena HIV ini penularannya itu kebanyakan seks bebas, ganti jarum suntik, narkoba, pencemaran darah yang lain," kata Raline.

Tes HIV memang bersifat rahasia. Jadi, orang perlu takut atau pun malu. Raline pun menghimbau agar masyarakat sebisa mungkin menyempatkan diri untuk melakukan tes HIV/AIDS. Apalagi kini penderitanya terus bertambah di Indonesia.

"Makanya sangat penting hari AIDS ini, kita mengingatkan temen-temen yang beresiko tinggi untuk pergi tes, jangan malu. Kita enggak ngejudge, yang penting semua bertanggung jawab dengan kesehatannya. Ini juga konsultasinya dan hasil tesnya rahasia. Perlu kita ketahui, karena kalau kita bertanggung jawab atas kesehatan kita, kita juga bertanggung jawab sama masyarakat dan keluarga kita juga harus tahu status HIV kita," pungkasnya.

(kpl/rhm/tch)

Reporter:  

Nuzulur Rakhmah

TOPIK TERKAIT