Pernah Idap Bipolar, Marshanda Kecam Netizen yang Sebut Gangguan Mental Keren

Gogor Subyakto | Rabu, 16 Oktober 2019 17:02 WIB
Pernah Idap Bipolar, Marshanda Kecam Netizen yang Sebut Gangguan Mental Keren

Kapanlagi.com - Dewasa ini menonton film sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Namun hal tak biasa terjadi setelah JOKER rilis, di mana banyak pengguna internet merasa alami gangguan mental dan bangga akan hal tersebut.

Sebagai orang yang mengidap bipolar, bahkan banyak yang mengatainya gila, Marshanda mengecam aksi self diagnosis tersebut. Menurutnya untuk tahu apakah seseorang punya gangguan mental harus datang dari para ahli.

"Oh nggak boleh, sorry kalau aku ngomongnya agak hook gitu karena nggak boleh mendiagnosa diri sendiri. Yang bisa diagnosa kita itu either spiritual healer, guru agama yang kita percayai, psikiater, ya dokter," tegas Marshanda ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).

 

 

1 dari 2 halaman

1. Jangan Ikut Kuis di Google

Banyak orang yang tidak paham mengikuti kuis atau uji gangguan mental di internet. Menurut Marshanda hal tersebut tak perlu dipercaya. Karena hasilnya bisa membuat semua orang seolah memiliki gangguan mental.

"Jangan googling yang lo rasain apa terus muncul apa. Jangan ikut kuis-kuis di google karena itu nggak benar. Dah selesai. Karena kalau lo ngetes di google, semua mental illness lo bisa punya. Jadi jangan, okay," imbuh janda cantik ini.

2 dari 2 halaman

2. Punya Akun Youtube

Punya Akun Youtube Credit: Winston Gomez
Belakangan Marshanda sedang disibukkan oleh channel Youtubenya bernama Marshed. Di situ ia banyak membahas hal-hal seru, salah satunya tentang bipolar yang dialami.

"Youtube ini buat mengekspresikan diri dan menginspirasi banyak orang, itu goal utama. Gini loh, orang kan bilang Marshanda gila, gue cuma mau kasih tahu juga jangan-jangan yang nonton juga gila, terus jadi happy, jadi sembuh. Yang gila tetap gila ya nggak papa kok, bisa keren, bisa berprestasi kok. Mau bipolar atau apa pun just be you and you beautiful," tutupnya.

(kpl/abs/ssm)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑