Pilih Jokowi, Pandji Pragiwaksono Anti Pemimpin yang Keras

Guntur Merdekawan | Selasa, 23 April 2019 17:15 WIB
Pilih Jokowi, Pandji Pragiwaksono Anti Pemimpin yang Keras

Kapanlagi.com - Pandji Pragiwaksono memang seorang stand up comedian dan juga bintang film. Namun Ia juga figur yang sangat peduli pada dunia politik Indonesia. Dalam beberapa konten terakhirnya di Youtube, Pandji selalu membuat konten-konten bertema politik. Namun sebelumnya Ia sama sekali tak pernah membeberkan siapa presiden yang didukungnya dalam Pilpres 2019.

Dan akhirnya misteri itu terungkap pada postingan terbaru Pandji di Youtube pada tanggal 21 April 2019. Bintang film PARTIKELIR itu ternyata memilih capres nomor 1 sekaligus pertahana, Joko Widodo. Tak cuma sampai situ saja, Pandji juga membeberkan alasannya.

"Presiden pilih gue adalah bapak Jokowi. Mari gue kasih tau alasannya. Di video minggu lalu, gue ngomongin soal beberapa point untuk jadi pertimbangan pemilihan (presiden). Pertama adalah karakter atau kepemimpinan, kedua adalah track record, ketiga program dan gagasan. Yang keempat adalah, bukan alasan sih, tapi lebih ke kata hati," ujar Pandji.

1 dari 3 halaman

1. Anti Pemimpin Keras

Pandji Pragiwaksono © KapanLagi/Budy Santoso
Lebih jauh, Pandji menjelaskan alasannya secara mendetail. Salah satunya adalah mengenai gaya kepemimpinan 2 capres. Pandji ternyata sangat tidak suka dengan gaya pemimpin yang keras atau tidak bisa mengontrol emosi.

"Secara umum, dari dulu gue nggak pernah suka gaya kepemimpinan yang keras. Gue nggak pernah memilih pemimpin (sejauh ini) yang kelihatan punya kesulitan untuk mengontrol diri. Prinsip yang gue pakai di dunia entertainment, kalau lu nggak bisa ngatur diri lu, lu nggak bisa ngatur acara, dalam konteks MC atau presenter. Nah hal yang sama juga di kepemimpinan presiden," sambung Pandji.

2 dari 3 halaman

2. Sejak Zaman SBY

Bukan cuma kali ini saja, Pandji sudah sejak lama menerapkan ideologinya tersebut. Dulunya Ia juga memilih sosok Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden karena sifatnya yang kalem dan tidak emosional.

"Orang yang menurut gue emosional, tidak pernah jadi pilihan gue. Gue melakukan pertimbangan ini sejak zaman memilih Pak SBY. Dia tenang, cenderung berhati-hati bahkan dalam berkomentar atau mengambil keputusan. Pak Jokowi juga seperti itu, Pak Anies juga seperti itu, sekarang Pak Jokowi juga seperti itu," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

3. Simak Videonya!

(kpl/gtr)


Editor:  

Guntur Merdekawan

↑