Pindah Rumah Baru, Ruben Onsu dan Keluarga Masih Dihantui Teror yang Mengganggu

Tyssa Madelina | Selasa, 30 Juli 2019 20:05 WIB
Pindah Rumah Baru, Ruben Onsu dan Keluarga Masih Dihantui Teror yang Mengganggu

Kapanlagi.com - Pindah rumah rupanya tak menjadi solusi bagi presenter Ruben Onsu agar terhindar dari teror-teror aneh yang dialaminya beserta keluarga belakangan ini. Suami Sarwendah itu mengaku telah pindah ke salah satu apartemen pribadi miliknya lantaran khawatir dengan sang buah hati yang baru berusia 2 bulan.

"Masih, malam itu datang lagi kayak bau busuk di kamar, itu kok baunya dahsyatnya bukan main. Wenda berpikir gimana nih ada bayi di dalamnya," ucap Ruben Onsu ketika ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (30/7).

"Intinya adalah, saya sudah melakukan pindah tempat kan, dan itu tetap terjadi. Jadi ternyata dunia yang memang tidak terlihat, itu tetap nyata gitu," lanjutnya.

1 dari 2 halaman

1. Mertua Ruben Onsu Juga Kena Gangguan

Bukan hanya Ruben, Sarwendah, dan anaknya Thalia yang merasakan teror tersebut. Ternyata mertua Ruben pun juga ikut mengalaminya.

"Mertua saya juga ngalamin kejadiannya sendiri. Jadi enggak cuma saya dan Wenda, tapi papi mami juga. Kasihan kan mereka sudah tua, mereka jadi enggak bisa tidur. Tapi saya masih bersyukur sama Tuhan dikasih cobaan jadi nguji kesabaran. Sisi baiknya di situ," sambung Ruben.

2 dari 2 halaman

2. Teror Sempat Hilang Saat Sarwendah Hamil

Sebelumnya salah satu Presenter Brownis Obrolan Manis ini sempat merasa lega. Pasalnya teror itu sempat hilang pasca Sarwendah hamil dan melahirkan anak keduanya.

"Mungkin pada saat kehamilan kan posisi ibunya dalam keadaan mengandung, jadi suci dan ada bayi lagi kan dalam keadaan bersih ya. Ini saya enggak ada konsultasi, pikiran saya saja. Karena selama Wenda hamil, jujur saja enggak ada apa-apa. Bruk, aja kayak kehidupan baru yang fresh gitu, saya bisa tidur lagi, ini lagi. Sekarang kembali lagi, begitu lagi," tukasnya.

Saat ini Ruben tetap berusaha untuk terus mengontrol pikiran dan perasaannya. Harapannya agar tidak terus-terusan dihantui ketakutan dan teror yang sampai saat ini masih mengganggu kehidupan keluarganya.

(kpl/irf/tmd)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑