Pleidoinya Ditolak Jaksa, Jennifer Dunn Menangis Teringat Tugas Sebagai Istri

Wulan Noviarina Anggraini | 07 Juni 2018, 18:38 WIB
Pleidoinya Ditolak Jaksa, Jennifer Dunn Menangis Teringat Tugas Sebagai Istri

Kapanlagi.com - Hari ini, sidang yang beragendakan pembacaan replik oleh Jaksa Penuntut Umum dan pleidoi dari pihak Jennifer Dunn digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018). Dalam sidang tersebut, Jaksa dengan tegas menolak permohonan Jennifer Dunn untuk bisa bebas dari segala tuduhan dan tetap menuntut hukuman 8 bulan penjara.

"Untuk hal-hal yang telah diajukan kami menolak hal tersebut. Kami sebagai penuntut umum tetap pada surat tuntutan yang telah kami bacakan pada persidangan terdahulu," kata Jaksa Penuntut Umum.

Mendengar hal tersebut, tangis Jennifer Dunn langsung pecah. Ia meminta kepada majelis hakim untuk bisa kembali ke keluarganya serta bisa dibebaskan dari segala hukuman.
Jedun berharap ia bisa bebas dari penjara ©KapanLagi.com/Agus ApriyantoJedun berharap ia bisa bebas dari penjara ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto
"Dengan ini saya JD menyampaikan mohon maaf sebesar-besarnya atas bentuk penyesalan saya sebenar-benarnya. Saya tidak dapat merangkai kata-kata, tapi memohon kepada majelis hakim bahwa saya ingin kembali pada anak dan suami saya," ujar Jennifer Dunn sambil terisak.

Jedun mengungkap bahwa sebagai seorang istri, ia harus kembali berada di sisi suaminya. Ia memiliki tanggung jawab yang selama ini sudah ditinggalkan karena ditahan di penjara.

"Dan sebagai seorang istri saya harus kembali untuk melakukan tugas dan tanggung jawab saya. Izinkan saya mendapat keringanan itu supaya saya dapat kembali ke keluarga saya lagi," lanjutnya.

Sekali lagi, Jennifer Dunn mengaku menyesal atas perbuatannya itu. Ia juga berjanji akan bertaubat, seperti janji yang pernah ia ungkapkan usai sidang beberapa waktu lalu.
Jedun menangis lagi karena pembelaannya ditolak Jaksa ©KapanLagi.com/Agus ApriyantoJedun menangis lagi karena pembelaannya ditolak Jaksa ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto
"Dan atas perbuatan saya ini saya sangat menyesal dan mengaku bahwa saya salah. Saya berjanji akan bertaubat dan tidak akan mengulangi  perbuatan itu lagi," sambung Jennifer Dunn.

Jennifer Dunn berharap, apa yang disampaikannya kali ini bisa menjadi bahan pertimbangan Majelis Hakim dalam memberikan putusan. Namun Jaksa Penuntut Umum tetap berpendapat bahwa Jedun harus dihukum karena sudah tiga kali tertangkap memakai narkoba.

"Untuk itu izinkan saya mendapat keringanan hukuman majelis hakim. Semoga yang saya sampaikan ini bisa jadi pertimbangan untuk meringankan hukuman saya. Terima kasih. Wassalam," tutup Jennifer Dunn.

Bukan hanya sekali ini saja Jedun menangis ketika menjalani sidang kasus narkoba yang menjeratnya. Beberapa waktu lalu ia juga menangis di hadapan wartawan dan meminta maaf kepada keluarga dan juga suaminya karena masalah yang ia hadapi.

Reporter: Surya Hadiansyah/Liputan6.com

(kpl/lip/phi)