Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Prihatin dengan Pandemi, Ini Cara Tak Biasa dari Wika Salim

Kamis, 02 September 2021 17:43 WIB
Prihatin dengan Pandemi, Ini Cara Tak Biasa dari Wika Salim
Wika Salim © Istimewa

Kapanlagi.com - Wika Salim punya cara yang tak biasa untuk berperan dalam membantu penyebaran Covid-19. Tak cukup hanya dengan menerapkan protokol kesehatan, Wika juga menggagas pembukaan gerai drive thru Test PCR antigen di Bogor.

Gagasan pelantun Penyesalan ini pun bisa terlaksana. Bekerja sama dengan Intibios Lab & Klinik, Wika pun akhirnya meresmikan gerai lab yang terletak di Jalan Raya Pajajaran, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (1/9).

"Ya, aku kan orang Bogor. Jadi pastinya paham betul dengan kota Bogor dan memilih untuk kerjasama membuka Intibios Lab & Klinik Drive Thru PCR Antigen ini di Bogor. Alhamdulillah dapat lokasinya juga bagus bersebelahan dengan Autoclean Car Wash di Jalan Raya Pajajaran," kata Wika Salim saat ditemui di acara peresmian Intibios Lab & Klinik Drive Thru PCR Antigen.

1. Alasan Wika

Alasan Wika memilih pembukaan di Bogor ternyata simple, karena Ia merupakan kelahiran Kota Hujan tersebut. Ini adalah bentuk kepedulian Wika yang semakin khawatir dengan kondisi pandemi yang masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia.

"Jadi, alasannya jelas ya, kita sama-sama mendukung upaya pemerintah dalam menekan jumlah penularan Covid-19. Bukan hanya yang terpapar, tapi juga kita pastikan mereka yang sehat dengan melakukan test PCR Antigen secara drive thru," tambah penyanyi yang juga dikenal sebagai presenter itu.

2. Data Bulan Juli

Gambar

Peresmian Intibios Lab & Klinik Drive Thru PCR Antigen kemarin itu juga dihadiri oleh Walikota Bogor Bima Arya. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, Mantan Menteri Perdagangan tahun 2016-2019 Enggartiasto Lukita, dan Direktur Utama Intibios Lab Rio Abdurrachman juga turut hadir.

"Seperti kata Pak Walikota tadi, bulan Juli lalu itu setiap hari ada 700 warga Bogor yang positif (Covid-19). Pak Walikota saja sampai nangis dengan kondisi tersebut. Bersyukur, sekarang setiap hari tinggal 18 kasus di Bogor," pungkas Wika Salim.