Putra Bungsu Menangis di Bandara, Anji: Tidak Perlu Dikasihani Tapi Diterima

Kistin Septiyani   | Rabu, 08 Januari 2020 07:01 WIB
Putra Bungsu Menangis di Bandara, Anji: Tidak Perlu Dikasihani Tapi Diterima

Kapanlagi.com - Penyanyi tanah air, Anji mengungkapkan keresahan yang dirasakannya di Twitter. Melalui akun Twitter pribadinya, @duniamanji, mantan vokalis Drive ini berbagi pengalaman terkait kondisi anak bungsunya yang berkebutuhan khusus.

Dalam cuitan yang dibuatnya pada Selasa (7/1/2020) tersebut, ia menceritakan bahwa sang anak menangis saat berada di bandara Ngurah Rai. Saat itulah salah satu petugas melihat dirinya dan sang anak dengan pandangan yang dirasanya menghakimi.

"Anak bungsu saya autism. Tadi di Bandara Ngurah Rai, dia nangis-nangis. Ada Petugas yang melihat dengan pandangan menghakimi, entah apa di pikirannya. Menyebalkan," tulis Anji, dikutip pada Rabu (8/1/2020).

1 dari 2 halaman

1. Negara Inklusif

Dalam cuitan yang kini telah dibagikan ulang hingga 6,4 ribu kali dan disukai 17,5 ribu pengguna Twitter tersebut, Anji juga menuliskan harapannya kedepan untuk Indonesia. Ia berharap Indonesia bisa menjadi negara inklusif yang ramah dan nyaman bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus.

"Indonesia harus jadi Negara Inklusif, agar anak-anak dan orang-orang istimewa tidak dianggap aneh atau dikasihani," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

2. Tak Ingin Dikasihani

Tak Ingin Dikasihani ©Instagram/duniamanji
Lebih lanjut Anji juga mengungkapkan bahwa mereka yang memiliki kebutuhan khusus tidak berharap dikasihani. Menu

rut Anji, mereka yang berbeda dengan kebanyakan orang ini hanya ingin diterima.

"Anak/orang istimewa tidak perlu dikasihani, tapi diterima. Saya senang di sekolah anak saya di Cibubur, lingkungannya sangat inklusif. Guru, murid-murid maupun orang tua murid. Mereka terbiasa dengan kehadiran anak/orang istimewa," lanjutnya.

 

(kpl/twt/TIN)


Editor:  

Kistin Septiyani

↑