Putri Tanjung Dikabarkan Bakal Duduki Posisi Sebagai Staf Khusus Presiden Jokowi

Tantri Dwi Rahmawati | Kamis, 21 November 2019 16:56 WIB
Putri Tanjung Dikabarkan Bakal Duduki Posisi Sebagai Staf Khusus Presiden Jokowi

Kapanlagi.com - Usai dilantik beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi curi perhatian publik dengan jajaran menteri pilihannya. Pasalnya jelas, sejumlah sosok muda masuk dalam kabinet. Kini, giliran si cantik Putri Tanjung dikabarkan bakal duduki jajaran staf khusus presiden.

Hal tersebut diungkap langsung oleh Arsul Sani, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Menurutnya memang ada anak Chairul Tanjung yang akan menjabat sebagai staf khusus Presiden Jokowi.

1 dari 2 halaman

1. Jokowi Tiru PM Kanada

Jokowi Tiru PM Kanada Putri Tanjung (Credit: instagram.com/putri_tanjung)
"Saya tidak mendengar secara jelas, tapi kabar-kabarnya ada anaknya Pak Chairul Tanjung juga. Ya kita ucapkan selamat lah kepada anak-anak muda kita yang nanti jadi stafsus presiden," kata Arsul pada Merdeka.com saat dijumpai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11).

Yup, Jokowi memang nggak terang-terangan sebut nama Putri Tanjung. Namun menurut Arsul, Jokowi ingin sejumlah jabatan diisi oleh milenial perempuan. "Beliau memang ingin menyiapkan setelah periode beliau anak-anak muda siap tampil pimpin pemerintahan, barangkali dalam konteks yang lebih besar memimpin negara. Barangkali beliau juga melihat PM Kanada Trudeau, Macron, itu kan muda-muda," ujarnya dilansir dari Merdeka.com.

2 dari 2 halaman

2. Milenial Duduki Posisi Duta Besar Juga

Salah satu jabatan yang bakal diisi oleh anak muda salah satunya yakni duta besar. "Bahkan terus terang calon-calon dubes yang juga sebagian akan diisi parpol, beliau juga menyampaikan mbok yang milenial," imbuh Arsul lagi.

Lebih lanjut, Arsul mengaku nggak tahu persis jumlah milenial yang bakal masuk ke pemerintahan. ""Soal jumlah saya belum tahu persis tapi beliau saya kira sedang menggodok. Kalau jumlah stafsus kan tergantung kebutuhan beliau, bisa bertambah bisa berkurang juga dari periode kemarin," pungkasnya pada Merdeka.com.

(kpl/tdr)


↑