Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Putu Bintang Putri Darmawan Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Miss Teen International 2022

Guntur Merdekawan   | Jum'at, 24 Juni 2022 11:51 WIB
Putu Bintang Putri Darmawan Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Miss Teen International 2022
Putu Bintang Putri Darmawan / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Bali dikenal sebagai salah satu kota penghasil seniman-seniman berbakat. Dan kini, muncul satu lagi calon bintang asal Pulau Dewata yang siap menggebrak Tanah Air, bahkan level international. Dia adalah Putu Bintang Putri Darmawan, atau akrab disapa Bintang.

Dara cantik kelahiran Denpasar, 7 Juli 2007 itu saat ini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang pemilihan Miss Teen International 2022, sebuah kontes kecantikan remaja di bawah naungan Glamanad Group di India dan merupakan ajang pembuktian prestasi modelling remaja tertua dan terbesar di dunia yang tersebar di 40 negara, termasuk Indonesia.

Tahun ini Miss Teen International memasuki gelaran ke-60 dan dijadwalkan diselenggarakan di Tokyo Dome City Hall, Tokyo, Jepang, pada 13 Desember 2022.

"Masih cukup lama, tapi Bintang sangat serius dalam persiapan mengikuti kontes internasional remaja itu," ungkap Lenny Hartono, sang Mama yang dikenal sebagai perancang busana dan pengusaha perhiasan perak di Bali.

Namun demikian, beredar informasi lain bahwa tempat penyelenggaraan grand final Miss Teen International 2022 masih akan ditentukan pada saat India menggelar Pemilihan Miss Teen International India 2021 yang ditunda pada Juli mendatang lantara pandemi Covid-19.

"Host country untuk perhelatan Miss Teen International 2022 baru akan diumumkan di acara tersebut," sambung Lenny, mengutip informasi dari pihak penyelenggara.

1. Satu-satunya Wakil Indonesia

Gambar

Satu hal yang pasti, Bintang akan menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam kontes Miss Teen International 2022. Ia terpilih setelah memenangkan kompetisi nasional Indonesian Stars Search 2021 di Balai Sarbini, Jakarta, yang merupakan ajang seleksi Miss Teen International di Indonesia.

Saat ini, Bintang berhak menyandang gelar Miss Teen International Indonesia 2022. Kriteria penilaian dalam Indonesian Stars Search yang mengacu pada aturan Miss Teen International, terbilang cukup berat. Selain harus cantik, peserta wajib memiliki kepribadian menarik, berkarakter kuat, inspiratif dan kooperatif.

"Tahu sendiri remaja seusia Bintang biasanya kan masih sangat labil. Tapi saya bersyukur Bintang bisa mengatasi itu sehingga bisa terpilih ke jenjang Internasional," ungkap Sang Mama yang sempat khawatir karena putri kesayangannya itu kadang agak moody.

"Tapi, Bintang di luar panggung beda dengan Bintang di atas panggung," puji Lenny.

2. Target BIntang di AJang Miss Teen International 2022

Ditanya apa target Bintang dalam ajang Miss Teen International 2022, Lenny yang mendampingi Bintang menjawab tidak berani menargetkan apa-apa. Menurutnya, ini adalah saat yang penting bagi putrinya untuk mendapatkan pengalaman.

"Ini kan pertama kalinya Bintang mengikuti ajang internasional di dunia peagent. Jadi, bagi kami kompetisi kali ini lebih untuk membekali Bintang memperoleh pengalaman berharga, melatih kepercayaan diri di usianya yang 2 Juli mendatang baru memasuki usia 15 tahun," ucap suami Putu Gede Darmawan itu.

"Kalau pun harus menyebut target, okelah, kami dengar Miss Teen International 2022 ini akan diikuti paling sedikit oleh perwakilan 48 negara. Jadi, jika lolos Top 25 saja bagi kami itu sudah merupakan anugerah yang akan sangat kami syukuri," sambung Lenny.

Selama masa persiapan, pihak Bintang meminta perancang busana Wiki Wu untuk menyiapkan evening gown, sedangkan untuk kostum nasional akan dirancang oleh Inggi Kendran.

3. Bawa Misi Kemanusiaan

Selain untuk mendapatkan pengalaman, Bintang rupanya membawa misi positif dan inspiratif untuk mengikuti ajang tersebut.

"Kami ingin Bintang menjadi inspirasi bagi anak-anak lain, terutama anak-anak dengan kebutuhan belajar khusus seperti Bintang yang disleksia. Kekurangan yang ada tidak perlu disesali, melainkan kita gali, kelebihan dan talenta yang Tuhan berikan untuk setiap anak, agar bisa memacu dirinya berprestasi di bidang yang sesuai dengan bakatnya," ungkap Lenny yang lahir di Cirebon, Jawa Barat, 51 tahun silam itu.

4. Kiprah Putu Bintang Putri Darmawan

Dengan tinggi badan 162 cm dan berat badan 43 kg, Bintang yang tanggal 2 Juli mendatang baru akan berusia 15 tahun itu memiliki potensi mumpuni sebagai model dan peragawati. Itu berarti tinggi badannya masih akan bertambah. Maka dengan modal tinggi badan dan berat ideal kelak Bintang yang berzodiak Cancer itu memang bakal memiliki masa depan cerah di bidang modelling.

Dunia model dikenalnya sejak berusia 11 tahun. Bermula dari ketertarikannya melihat aktivitas anak-anak modelling secara tidak sengaja ketika ia selesai latihan menari balet di kota kelahirannya, Denpasar.

"Akhirnya Mama mendaftarkan aku ikut les modelling untuk melihat apakah aku ada bakat di sana. Ternyata aku menyukainya, dan merasa bisa menjadi lebih percaya diri setelah mengikuti begitu banyak ajang lomba modelling, baik di Bali maupun di luar daerah termasuk di Jakarta," cerita Bintang.

Di usia 13 tahun, Bintang untuk pertama kalinya jadi model membawakan hasil karya desainer. Sejak itu, Bintang sering mendapatkan kesempatan tampil di ajang fashion show tingkat nasional untuk memperagakan busana hasil karya desainer dari beberapa kota di Indonesia.

Sibuk meniti karir sebagai model, si bungsu dari empat bersaudara itu tetap memperhatikan studinya. Tapi mengingat kesibukannya yang tak jarang harus ke luar kota, Bintang memilih bersekolah di rumah alias home schoolingyang bisa dilakukannya dari mana pun.

Segudang prestasi sudah ditorehkan Bintang sampai saat ini. Beberapa di antaranya Icon Bintang Academy Indonesia 2020 di Jakarta, Juara Umum Bintang Model Indonesia 2020 di Jakarta, Juara Umum New Indonesia Model 2019 di Jakarta, Juara Umum Top Model Indonesia Remaja 2019 di Bali, Juara 1 Puteri Pesona Batik Indonesia 2019 di Jakarta, dan Juara Best Model.

Editor:   Guntur Merdekawan