Rebecca Reijaman Akui Salah Terima Mobil Hadiah dari Wawan

Rezka Aulia | Rabu, 20 November 2019 23:21 WIB
Rebecca Reijaman Akui Salah Terima Mobil Hadiah dari Wawan

Kapanlagi.com - Penyanyi Rebecca mengaku bahwa dirinya salah telah menerima pemberian berupa mobil Honda CRV berpelat nomor B 1413 SJF dari adik bekas Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Tak hanya itu, wanita berdarah Belanda itu juga mengaku awalnya tidak tahu siapa sosok Wawan.

"Saya salah, dan menerima mobil juga, begonya di situ. Tapi sudah lalu dan aku ngerasa sudah lewat, jadi nggak usah ikut ke sidang si," ujar wanita bernama lengkap Rebecca Soejatie Reijman  di kediamannya kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, (10/11) Rabu malam.

1 dari 2 halaman

1. Shock Saat Terseret Kasus Korupsi

"Kaget sih pasti. Gatau dia (Wawan) siapa dan kaget. Tetapi ya sudah lewat, yang penting saya maju terus (berkarir), dan niat baik mau balikin (mobil). Karena itukan uang pemerintah, uang negara. Jadi saya datang ke KPK tanpa pengacara sama suami (waktu itu calon suami)," sambungnya.

Selain itu, dirinya mengaku sempat shock dan kaget mendengar bahwa namanya ikut terseret dalam sidang kasus tersebut. Padahal awalnya, ia sempat mengira bahwa Wawan merupakan menejemen artis maka dari itu dirinya tak begitu curiga ketika diberikan hadiah tersebut.

2 dari 2 halaman

2. Barang Bukti Disita

Barang Bukti Disita © KapanLagi.com/Irfan Kafril
"Gimana, kaget pasti aku terseret kan, soalnya artis cowok pun juga dikasih. Aku pikir oke, aku mikir dia buka manajemen artis gitu jadi ya dia mau kasih," ujarnya.

Sebelumnya, Rebecca disebut menerima hadiah berupa mobil Honda CRV berpelat nomor B 1413 SJF seharga Rp 383 juta dari Wawan. Mobil berwarna abu-abu itu dibeli Wawan pada Januari 2012 dengan cara tukar tambah dengan mobil Toyota Altis miliknya seharga Rp 121 juta ditambah asuransi all risk satu tahun senilai Rp 11.565.000 dan sisa pembayaran dilunasi Wawan.

Setelah itu, pada April 2013, Rebecca pun menjual mobil itu kepada Asep Buntoro dengan harga Rp 258 juta. Uang penjualan tersebut kini sudah disita KPK ketika proses penyidikan.

 

(kpl/irf/rna)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑