Resmi Jadi Tersangka, Zumi Zola Tetap Jalani Tugas Sebagai Gubernur Jambi

Tyssa Madelina | 08 Februari 2018, 07:50 WIB
Resmi Jadi Tersangka, Zumi Zola Tetap Jalani Tugas Sebagai Gubernur Jambi

Kapanlagi.com - Mantan selebritis Tanah Air yang kini menjabat sebagai Gubernur Jambi, Zumi Zola, harus rela bersinggungan dengan kasus hukum. Pasalnya, ia diduga menerima hadiah terkait proyek di Jambi senilai Rp 6 Miliar. Atas penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zumi pun resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Meski begitu, hingga saat ini Zumi Zola masih menjalani aktivitas sebagai kepala daerah. Termasuk saat hadir dalam Raker Gubernur Seluruh Indonesia bertajuk 'Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam Penanganan Radikalisme, Terorisme, dan Bencana' yang digelar di Jakarta, Rabu (7/2).

Menurut Zumi Zola, statusnya sebagai tersangka saat ini tidak akan menghalangi kinerjanya untuk menuntaskan berbagai persoalan yang ada di Jambi. Ia pun mengatakan, akan mengikuti dan menghormati semua keputusan KPK.

Zumi Zola tetap menuntaskan berbagai persoalan di Jambi meski sudah ditetapkan jadi tersangka. © KapanLagi.com/Muhammad RasyadZumi Zola tetap menuntaskan berbagai persoalan di Jambi meski sudah ditetapkan jadi tersangka. © KapanLagi.com/Muhammad Rasyad

"Saya mengikuti dan menghormati semua tahapan atau proses hukum. Saya sebagai gubernur, saya akan menjalankan tugas. Ya tadi saya sudah bicarakan dengan Pak Mendagri, baik itu soal kedinasan, Kementerian maupun juga di Jambi," tegas Zumi Zola, seperti dilansir dari Merdeka.

Terkait kasus hukum yang kini menjegalnya, Zumi Zola tak ingin banyak berkomentar. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum. "Untuk pembicaraan informasi lebih lanjut silakan teman-teman bicara dengan kuasa hukum saya. Sudah ya," tutupnya.

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Zumi Zola sebagai tersangka kasus tindakan pidana korupsi. Kasus tersebut merupakan pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 29 November 2017 lalu. Zumi Zola dijerat dengan pasal 12 B atau pasal 11 UU no 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

(mdk/tmd)

Editor:  

Tyssa Madelina

Join Kapanlagi.com
↑