Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Rezky Aditya Sakit, Sidang Gugatan Wenny Minta Pengakuan Anak Kembali Ditunda

Rabu, 28 Juli 2021 15:32 WIB
Rezky Aditya Sakit, Sidang Gugatan Wenny Minta Pengakuan Anak Kembali Ditunda
Rezki Aditya tak hadir sidang (credit: instagram/thereal_rezkyadhitya)

Kapanlagi.com - Pengadilan Negeri Tangerang menggelar sidang gugatan Wenny Anggraeni Kusumawardani terhadap aktor Rezky Aditya, Rabu (27/7/2021). Sidang yang beragendakan mediasi tersebut dihadiri Wenny selaku penggugat didampingi dengan pengacaranya.

Sementara, Rezky Aditya tidak hadir dengan alasan sakit dan hanya diwakili pengacaranya.

Dikarenakan Rezky Aditya tak hadir, Majelis Hakim pun kembali menunda persidangan. Sebab, dalam sidang mediasi tersebut Hakim meminta kedua prinsipal hadir.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

"Karena tergugat tidak bisa hadir dengan alasan sakit, jadi mediasinya belum ada hasil dan dilanjutkan lagi tanggal 4 Agustus 2021," kata Tigor El Manik, kuasa hukum Wenny saat ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (27/7/2021).

1. Rezky Aditya Tak Hadir Lagi

Gambar

Sebelumnya pada sidang beragendakan mediasi dua pekan lalu (14/7/2021), Rezky Aditya juga tak hadir. Apabila Rezky Aditya kembali tak hadir pada sidang berikutnya, pengacara Wenny berharap sidang langsung masuk ke pemeriksaan pokok perkara agar gugatan mereka bisa cepat dipertimbangkan dan dikabulkan Hakim.

"Biasanya waktu mediasi 30 hari. Kalau nanti prinsipalnya tidak hadir karena terbatas waktu dikembalikan ke Majelis Hakim, berarti mediasi tidak tercapai. Semoga bisa langsung ke pokok perkara," kata Tigor.

Seperti diketahui Wenny yang mengaku memiliki anak dari Rezky Aditya melayangkan gugatan di Pengadilan Negeri Tangerang pada 30 Juni 2021. Dalam isi gugatan, Wenny meminta Rezky Aditya untuk mengakui anaknya yang kini berusia 8 tahun dengan bersedia melakukan tes DNA.

Selain itu, Wenny juga meminta Pengadilan untuk menyita harta kekayaan milik Rezky Aditya, yakni berupa rumah dan kendaraan roda empat. Wenny juga menuntut kerugian materil dan immateril dengan total Rp 17,5 miliar.