Rian Subroto Penyewa Vanessa Angel Bakal Beri Kesaksian di Persidangan

Galuh Esti Nugraini | Senin, 08 April 2019 11:17 WIB
Rian Subroto Penyewa Vanessa Angel Bakal Beri Kesaksian di Persidangan

Kapanlagi.com - Sidang kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah selebriti masih terus berlanjut. Dua muncikari pun sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Endang Suhartini (ES) alias Siska dan Tentri Novanta (TN).

Agenda sidang lanjutan pun akan digelar pada Senin (8/4) hari ini. Yang mana rencanakan menghadirkan 6 saksi. Salah satunya, Rian Subroto yang mana lelaki penyewa Vanessa Angel dan juga Avriellia Shaqilla.

Sebelumnya, Rian telah dipanggil dalam sidang, namun ia pun tidak hadir. Hal ini dikarenakan jaksa yang sempat salah alamat saat melakukan pemanggilan untuk hadir dalam sidang.

Nama Rian Subroto akhirnya terbongkar saat pembacaan dakwaan di sidang sebelumnya. Bahkan diceritakan juga bagaimana runtutan Rian membooking Vanessa dan Avriellia lewat muncikari.

 

1 dari 2 halaman

1. Ada Saksi Baru

Kuasa hukum muncikari ES, Franky Desima Waruwu juga mendapat informasi yang sama dari jaksa. Yang mengatakan ada 6 saksi untuk memberikan keterangannya. Keenam orang itu adalah Vanessa Angel, Fatya Ginanjar, Avriellia Shaqilla, Rian Subroto, dan dua orang penyidik dari kepolisian yang melakukan penangkapan.

"Ada saksi baru yang juga dipanggil, yakni Fatya Ginanjar," tegasnya, Senin (8/4).

2 dari 2 halaman

2. Harapan Kuasa Hukum Muncikari

Harapan Kuasa Hukum Muncikari Persidangan perdana muncikari Vanessa Angel © Merdeka
Tentu Franky ingin persidangan ini memberikan hasil. Terlebih semua pokok persoalan yang tengah dihadapi. Ia pun telah melakukan berbagai persiapan untuk persidangan hari ini.

"Ya tentu kita berharap semua akan dapat terbuka pada persidangan nanti," harapnya.

Seperti yang diketahui jika dua muncikari ini telah melakukan tindak pidana. Mereka pun dijatuhi pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UURI No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UURI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

Sumber: Merdeka.com

(kpl/mdk/gen)


↑