Rilis Buku Biografi, Salmafina Sunan Ungkap Pengalaman Hijrah - Nikah Muda

Sanjaya Ferryanto | Senin, 13 Agustus 2018 16:01 WIB
Rilis Buku Biografi, Salmafina Sunan Ungkap Pengalaman Hijrah - Nikah Muda

Kapanlagi.com - Setelah resmi bercerai dengan Taqy Malik, sosok cantik Salmafina Sunan menghilang dari peredaran. Namun anak pengacara kondang Sunan Kalijaga itu kini muncul dengan sebuah karya tulis biografi bertajuk Ketika Cinta Diuji.

Dalam bukunya, Salmafina blak-blakan terkait banyak hal. Dari masa ketika dia belum berhijrah hingga memutuskan untuk berhijab sampai menikah muda.

"Buku ini berkisah tentang perjalanan hidup aku, bagaimana aku kembali ke jalan yang lebih baik dari belum berhijrah, menikah, berpisah hingga sekarang membangun bisnis," kata Salmafina saat soft book launching Ketika Cinta Diuji di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (12/8/2018).

1 dari 3 halaman

1. Membahas yang Tak Bisa Dikatakan

Lewat bukunya, Salmafina membahas soal rumah tangga dengan Taqy namun tidak sekalipun menyebut nama mantan suaminya itu. Terungkap pula bagaimana perasannya yang tidak banyak orang tahu. Semua digambarkan secara utuh dan lugas.

"Mungkin 60 persen dari apa yang aku tulis ini orang nggak tahu. Mungkin selama ini orang bertanya gimana bisa sampai akhirnya aku pisah," tuturnya.

2 dari 3 halaman

2. Berharap Pengalaman Hidupnya Menginspirasi

Di usia begitu muda, mungkin orang beranggapan apa yang ditawarkan Salmafina dalam ceritanya belum terlalu perlu. Namun lika liku hidupnya dirasa menarik untuk dikisahkan dan semoga menjadi insipirasi banyak orang.

"Kalau dibilang usia aku terlalu muda (untuk membuat biografi), nggak juga ya. Bukan soal usia, karena di usia 19 tahun ini ada banyak up and down yang menurut aku sudah cukup dijadikan biografi. Dan dari biografi ini berharap orang bisa ambil positifnya," ucap teman Awkarin tersebut.

3 dari 3 halaman

3. Bantah Trauma Menikah Lagi

Dalam Ketika Cinta Diuji yang ditulis sejak awal tahun 2018, Salmafina mengungkap fakta bahwa menikah muda sebaikanya tak dilakukan bila belum benar-benar siap. Karena jika berpikir pendek tentu akan sulit dilakoni.

"Ternyata menikah itu nggak gampang ya, menikah itu butuh perjuangan, pengertian dan harus ada kematangan pribadi satu sama lain. Karena banyak step permasalahan yang muncul, kita harus tahu gimana cara menanggulanginya. Trauma (menikah) sih nggak, cuma ke depan ingin lebih hati-hati karena menikah kan menyempurnakan agama," tandasnya.

(kpl/abs/frs)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑