Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Riri Khasmita Bantah Disebut Bekerja Sebagai Pembantu Rumah Tangga Almarhumah Ibunda Nirina Zubir

Selasa, 17 Mei 2022 20:30 WIB
Riri Khasmita Bantah Disebut Bekerja Sebagai Pembantu Rumah Tangga Almarhumah Ibunda Nirina Zubir
Nirina Zubir © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Terdakwa Riri Khasmita membantah bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah Ibunda Nirina Zubir, almarhumah Cut Indria Marzuki. Sanggahan ini diberikan saat majelis hakim minta tanggapannya atas kesaksian kakak Nirina, Fadhlan Karim dalam sidang kasus mafia tanah.

Dalam pengakuannya, Riri Khasmita mengaku tak pernah digaji oleh ibunda Nirina Zubir. Ia menjelaskan hanya dipercaya untuk mengurus kos-kosan milik almarhumah semasa hidup.

"Nggak Yang Mulia, saya tidak pernah bekerja di sana. Saya juga membayar setiap bulan," ungkap Riri Khasmita di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (17/5).

1. Pegang Semua Uang Kontrakan

Gambar

Usai memberikan kesaksiannya, Nirina pun memberikan tanggapan terkait apa yang di sampaikan Riri Khasmita. Nirina berujar bahwa Riri tak hanya mendapat fasilitas, tapi ia juga memegang semua uang sewa kos dan kontrakan milik almarhumah ibu Nirina Zubir.

"Itu kan sanggahan mereka. Jadi gini, di mana lagi kamu tinggal di Indonesia punya empat kamar yang satu khusus untuk kucingnya, satu untuk pasutri ini dengan AC, dengan segala listrik yang tidak terbatas, yang satu untuk adiknya Nabila, satu adalah ruang setrikaannya," ujar Nirina.

"Dan dia megang semua uang kontrakan," tukasnya.

2. Terdakwa

Gambar

Selain itu, Fadhlan Karim di persidangan menyatakan bahwa Riri Khasmita bekerja sebagai ART Cut Indria Marzuki sejak 2009. Riri juga disebut dikuasakan untuk mengurus sertifikat tanah Ibunya namun disalahgunakan.

Riri Khasmita dan terdakwa lainnya, Edrianto didakwa dengan Pasal 263 ayat (2), Pasal 264 ayat (2), Pasal 362 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pemalsuan Surat dan Pencurian. Riri dan Edrianto juga didakwa Pasal 3 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 

Topik Terkait