Ruben Onsu Masih Berat Lepas Kepergian Ayahnya

Risang Sudrajad | 01 Februari 2017, 17:50 WIB
Ruben Onsu Masih Berat Lepas Kepergian Ayahnya

Kapanlagi.com - Duka masih dirasakan keluarga besar Ruben Onsu karena kepergian sang ayah, Johanes Abraham Onsu. Seperti diberitakan sebelumnya, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat dirawat di rumah sakit karena penyakit tifus dan batuk kronis yang dideritanya.

Ruben sendiri tak menampik kalau dirinya masih berat melepas kepergian sang ayah. Bapak satu anak itu pun tak bisa menahan tangis kesedihannya saat melihat prosesi penutupan peti ayahnya.

"Saya masih berat ketika papa saya ditutup petinya. Saya masih pengen wajah dan semuanya tapi harus diberangkatkan dan ditutup. Hati saya seperti tidak ikhlas, ini bener terjadi gak sih. Tapi kenyataannya begitu," ujar Ruben Onsu saat saat ditemui TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur Rabu (1/2/2017).

Ruben Onsu masih berat lepas kepergian ayahnya © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoRuben Onsu masih berat lepas kepergian ayahnya © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Banyak orang pun datang ikut menghantarkan kepergian almarhum ke surga. Suami Sarwendah ini pun merasa sangat terharu dengan banyaknya dukungan serta doa dari orang-orang terdekatnya.

"Papa orang yang hebat dan luar biasa. Sampai saat ini beliau ajarkan sabar dengan senyum. Jangan balas apapun yang dilakukan orang. Nasihat itu yang saya ingat, semua teman saya pun satu-satu ditanyakan. Kemarin malam pelepasan, kapasitas ruangan kan cuma 30 orang, tapi yang datang 150 orang. Itu saya terharu, banyak yang mendoakan dan sayang papa. Ketika papa pergi banyak yang antarkan," tambahnya.

Ruben Onsu ingat betul satu pesan ayahnya © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoRuben Onsu ingat betul satu pesan ayahnya © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Di sisi lain, Ruben juga masih ingat betul satu pesan sang ayah untuk selalu menjaga adik-adiknya. Meski masih merasakan sedikit keraguan, Ruben tentunya tetap berjuang untuk menjadi sosok bapak yang baik buat adik-adiknya.

"Sampai sekarang masih tanya apa bisa jadi orangtua untuk adik saya. Kok cepet banget papa kasih tugas ini tanpa dijelaskan harus seperti apa dan gimana. Saya masih gak tahu untuk berbuat apa," pungkasnya.

(kpl/far/abl)

Reporter:   Fikri Alfi Rosyadi