Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Sebut Andre Irawan Sudah Biasa Kawin Cerai Hingga Menghamili Perempuan, Roro Fitria: Jangan Samain, Aku Nggak Bisa

Rabu, 28 September 2022 10:08 WIB
Sebut Andre Irawan Sudah Biasa Kawin Cerai Hingga Menghamili Perempuan, Roro Fitria: Jangan Samain, Aku Nggak Bisa
Kapanlagi/Irfan Kafril

Kapanlagi.com - Roro Fitria rupanya benar-benar menumpahkan kekesalannya pada suaminya sendiri, Andre Irawan. Bagaimana tidak, pasalnya Roro mengaku banyak hal yang tidak mengenakkan dialami olehnya.

Saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, (27/9) Selasa Sore Roro pun menceritakan bahwa Andre pernah melempar buku yasin mendiang ibunya. Wanita berusia 32 tahun ini menilai hal itu tak pantas karena selain terdapat foto mendiang sang bunda, ada ayat suci Al-Quran juga di dalam buku yasin tersebut.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Yasin Dilempar

"Buku Yasiin yang ada gambar mama juga dilempar. Jadi buku Yasiin itu ada di tempat tidur, habis itu tiba-tiba dia lempar saja begitu. Nyai kaget kan, 'Loh, mas, kenapa?'. Dia bilang, 'Gue mau di sini'," ungkap Roro Fitria.

"Kan misal mau dipindahkan bisa dibawa pelan-pelan gitu, taruh di meja. Itu kan ayat suci Al-Quran dan sampulnya foto mama," lanjutnya.

2. Kawin Cerai

Gambar

Tak hanya itu, Roro juga menyebut mungkin bagi sang suami, kawin cerai hingga menghamili perempuan adalah hal biasa bagi Andre Irawan. Namun sebagai wanita tentu Roro tak ingin suaminya sendiri melakukan hal yang sama pada dirinya.

"Kalau bagi dia hamilin perempuan lalu kawin cerai sudah biasa, ya jangan samain, aku nggak bisa," ujarnya.

3. Tak Pantas

Selain itu, Roro Fitria juga menanggapi ucapan Andre Irawan yang cengengesan ketika berada dalam ruang mediasi untuk mencairkan suasana. Menurutnya hal tersebut adalah tindakan yang tidak pantas, karena seharusnya kalaupun ingin mencairkan suasana bisa dilakukan dengan cara yang lebih baik.

"Nggak bisa. Kami respek ke lembaga peradilan agama meskipun hati hancur. Kalau bisa bilang cengengesan buat mencairkan suasana, apa yang dicairkan? Berarti yang bersangkutan benar merusak psikologi Nyai dong? Kalau mencairkan kan harusnya bisa baik-baik, ambil hati Nyai," pungkasnya.

 

Topik Terkait