Sebut Inisial Usaha R Pakai Pesugihan, Pengacara Ruben Onsu Ungkap Kemungkinan Roy Kiyoshi Jadi Tersangka

Gogor Subyakto   | Selasa, 28 Januari 2020 22:02 WIB
Sebut Inisial Usaha R Pakai Pesugihan, Pengacara Ruben Onsu Ungkap Kemungkinan Roy Kiyoshi Jadi Tersangka

Kapanlagi.com - Ruben Onsu akan dipanggil sebagai saksi oleh pihak kepolisian terkait laporan Jordi Onsu atas channel YouTube Hikmah Kehidupan. Sebagaimana diketahui, dalam salah satu video yang diunggah, channel tersebut menginfokan bila bisnis makanan ayam geprek milik Ruben dan Jordy memakai pesugihan.

Dalam prosesnya, Minola Sebayang selaku pengacara mengatakan ada kemungkinan Roy Kiyoshi menjadi tersangka. Pasalnya Hikmah Kehidupan membuat video itu berdasar statement Roy.

"Seperti yang saya katakan, yang kita laporkan adalah akun Hikmah Kehidupan. Tapi akun itu, seperti yang dia jelaskan pada kami dan seperti yang telah dia sampaikan di beberapa tayangan, referensinya sampai berani membuat tayangan mengenai masalah dugaan pesugihan usaha kuliner Ruben Onsu itu dari pada akun youtube-nya Robby Purba, dari statement Roy dan satu orang teman wanitanya lagi," kata Minola ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2020).

1 dari 1 halaman

1. Sebut Inisial R

Sebut Inisial R © KapanLagi.com/Budy Santoso
Lebih lanjut, Minola Sebayang menilai penyebutan inisial oleh Roy Kiyoshi seperti menggiring opini publik. Meski begitu pihak Ruben Onsu menyerahkan semua kepada pihak berwenang untuk mencari titik temu dari kasus yang tengah bergulir ini.

"Dalam tayangan YouTube Robby Purba ada dialog tentang ciri-ciri usaha yang memakai pesugihan. Inisial R sebagai pengusahanya, dan G sebagai sebagai restorannya. Dan ini yang ingin dipertegas lagi oleh penyidik," jelas Minola

"Seperti yang pernah saya katakan, penyamaran personafikasi kalau kita ingin menyamarkan harus sempurna sehingga orang tidak menduga siapa yang dimaksud. Kalau seluruh Indonesia atau akun Hikmah Kehidupan berpikir bahwa yang dikatakan itu Ruben dan Geprek, ini kan perlu klarifikasi, perlu penjelasan. Nah, kalau ternyata penyidik memiliki keyakinan itu di luar kewenangan kita, jadi apapun mungkin. Kita tidak bisa mengatakan mungkin, tidak mungkin, sebelum proses ini tuntas. Tapi kalau pun tidak, tidak jadi persoalan karena yang kita laporkan akun Hikmah Kehidupan," tutup pengacara kondang tersebut.

(kpl/abs/ssm)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑