Sekujur Tubuhnya Bentol-Bentol Karena Autoimun, Ashanty Jalani Operasi

Wulan Noviarina Anggraini | Kamis, 21 November 2019 12:38 WIB
Sekujur Tubuhnya Bentol-Bentol Karena Autoimun, Ashanty Jalani Operasi

Kapanlagi.com - Ashanty harus masuk rumah sakit karena sekujur tubuhnya bentol-bentol dan gatal. Sempat diduga penyebabnya adalah alergi makanan, namun dokter menyebut bahwa itu bukan alergi atau karena biduran.

Melainkan karena sakit autoimun yang diderita oleh Ashanty sudah menyerang kelenjar tiroid. Sehingga muncullah bentol-bentol tersebut, yang merata hampir di seluruh bagian tubuh.

Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter, Ashanty harus menjalani operasi. Dokter melakukan endoskopi secara menyeluruh ke usus Ashanty, dan melakukan biopsi untuk mengetahui jenis autoimun yang diderita oleh istri Anang Hermansyah tersebut.

1 dari 3 halaman

1. Disuntik Terus dan Puasa

Disuntik Terus dan Puasa © instagram.com/ashanty_ash
Dalam video yang diunggah di YouTube @the Hermansyah A6, Ashanty mengungkap bahwa dirinya harus disuntik terus untuk meredakan bentol-bentol gatal yang ia alami. Ia pun harus berpuasa dan meminum obat pencahar.

"Mau dicek, autoimunnya itu jenis apa. Karena apa sebabnya. Supaya ususnya bersih, biar bersih pas endoskopi. Ini mual, karena dikeluar-keluarin terus. Lemes banget, udah puasa terus pup terus," ujar Ashanty.

2 dari 3 halaman

2. Ashanty Tak Mau Pakai Infus

Yang membuat Ashanty lebih 'menderita', karena ia tidak mau diinfus. Sehingga ketika berkali-kali disuntik, Ashanty harus merasakannya langsung di beberapa bagian tubuh dan untuk memasukkan obat bius sebelum operasi, dokter akan menginjeksi di punggung tangan.

"Aduh, aku benci banget dibius," ujar Ashanty sembari menggosok punggung tangannya.

3 dari 3 halaman

3. Operasi Lancar

Operasi Lancar © youtube/thehermansyahA6
Sebelum operasi berlangsung, dokter memeriksa keadaan Ashanty di kamar. Sang dokter pun memberikan penjelasan kepada Anang mengenai tindakan yang akan dilakukan di ruang operasi nanti.

"Jadi nanti kita akan cek, mulai dari lambung sampai ke usus 12, itu berlangsung kurang lebih 15 menit. Bila ada kelainan akan kita biopsi untuk dicek di mikroskop. Kemudian dari bawah, kita akan masuk sampai ke usus halus, kurang lebih 20 menit. Kalau menemukan polip, saya minta izin ambil sekalian. Karena meski jinak, polip bisa berpotensi jadi kanker," ujar sang dokter.

Anang pun menyetujui permintaan dokter. Ia memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh dokter adalah tindakan tertentu, bukan tindakan rutin, yang kemudian dibenarkan oleh sang dokter.

Ashanty kemudian diantar ke ruang endoskopi dan setelah beberapa menit. Operasi berjalan dengan lancar dan Ashanty diantarkan ke kamar lagi.

(kpl/phi)


↑