Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Sempat Alami Perut Buncit dan Susah BAB Hingga Jadi Agak Gemuk, Wika Salim Kapok Minum Obat Diet

Minggu, 21 November 2021 23:45 WIB
Sempat Alami Perut Buncit dan Susah BAB Hingga Jadi Agak Gemuk, Wika Salim Kapok Minum Obat Diet
Wika Salim kala rilis slim tea © KapanLagi.com/Irfan Kafril

Kapanlagi.com - Menjaga bentuk tubuh ideal adalah salah satu hal yang harus diperhatikan kaum hawa, apalagi kalau berprofesi sebagai seorang artis atau publik figur. Itulah yang dilakukan oleh presenter cantik Wika Salim yang sangat menjaga penampilan, seperti bentuk tubuhnya.

Wika Salim pun tak menampik bahwa dulunya ia sempat memiliki tubuh yang agak gemuk sehingga membuat ia jadi tak percaya diri. Bahkan Wika mengaku sangat terganggu dengan masalah berat badan karena hal itu sangat mengganggu penampilannya.

"Aku pernah gemuk. Badan kecil aku ini tuh pernah berat badannya 50 kg. Ya merasa nggak enak banget, akhirnya aku pernah sampai minum obat diet," ungkap Wika Salim dalam jumpa pers peluncuran Slim Tea, di dr Yanti Clinic di Mall Of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/11).

Wanita 29 tahun itu mengaku sempat mengkonsumsi obat diet namun efek samping dari obat tersebut membuat dirinya sakit, seperti kesulitan buang air besar (BAB), hingga tubuhnya lemas karena kekurangan cairan. Oleh karena itu, Wika Salim pun akhirnya menemukan solusi untik bisa mendapatkan tubuh ideal yang diidamkannya, ia berkonsultasi kepada dr Yanti Kusmiran, praktisi pelangsing tubuh dan juga CEO Yanti Aesthetic Clinic.

"Aku pernah ada di titik itu, bahkan sampai masuk rumah sakit. Sampai akhirnya aku stop lah konsumsi obat diet," ucapnya.

"Akhirnya aku disaranin untuk mengonsumsi teh Slim Tea ini. Ya aku rasain sehatnya dapet, slimnya dapet. Ini bukan yang sekali terus ilang," lanjutnya.

1. Tak Instan

Gambar

Dalam kesempatan yang sama, dr Yanti mengatakan awalnya, Wika Salim datang kepadanya karena keluhan perut yang buncit dan kesulitan BAB, serta gampang letih. Setelah memberikan saran, hasilnya pun terlihat setelah mengkonsumsi teh rekomendasinya.

"Aku nggak kasih obat-obatan. Cuma memberikan saran konsumsi teh ini. Hasilnya terbukti aja sudah tiga bulan dikonsumsi," ujar dr Yanti Kusmiran.

Selain itu, Yanti mengatakan bahwa pihaknya mencoba melakukan pelestarian budaya, bahwa teh yang digunakan produknya merupakan teh yang sudah digunakan sejak zaman dahulu kala. Ketika diproduksi dan dipopulerkan zaman ini, Yanti mengemasnya agar bisa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia agar bisa memiliki tubuh ideal.

"Untuk pria maupun wanita cara penggunaannya sama, sehari dua kali, pagi setelah sarapan dan sebelum makan malam buat menekan makan malamnya. Jadi setelah minum ini nggak pengen banyak makan," paparnya.

Meski begitu, usaha yang dilakukan tentu tak ada yang memberikan hasil secara instan. Namun Yanti Kusmiran pun menyebutkan, produk teh herbalnya itu harus dikonsumsi dengan iringan pola hidup yang baik.

"Semua produk pastinya hasilnya tidak instan. Semua harus dibarengi dengan olahraga dan pola hidup sehat," tutup Yanti Kusmiran.

 

Topik Terkait