Sempat Ditunda, Nunung Yakin Sidang Kali Ini Akan Berjalan Lancar

Dhimas Nugraha | Rabu, 23 Oktober 2019 14:09 WIB
Sempat Ditunda, Nunung Yakin Sidang Kali Ini Akan Berjalan Lancar

Kapanlagi.com - Sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat Nunung dan suaminya, Iya Sambiran akhirnya kembali dilaksanakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Sebelumnya, sidang yang harusnya digelar pada hari Rabu (16/10/2019) harus ditunda lantaran saksi yang berhalangan hadir. Sempat merasa sedih karena harus menunggu satu minggu, kali ini Nunung yakin jika persidangan kali ini akan berjalan.

"Enggak koh. Sudah pasti. Sudah datang semua," kata Nunung saat ditemui sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Ia berharap dengan adanya saksi-saksi yang dihadirkan kali ini, bisa meringankan beban hukumannya dan sang suami.

"Mudah-mudahan bisa meringankan, kesaksiannya nanti. Doain ya," sambungnya.

1 dari 2 halaman

1. Rindu Bekerja

Pada kesempatan sebelumnya, Nunung pernah menceritakan jika ia sangat merindukan pekerjaannya. Sejak empat bulan ditahan karena kasus narkoba, Nunung memang tak bisa melanjutkan aktivitasnya.

Sebagai seorang komedian, ia pun sangat rindu untuk melawak, dan terutama rindu bekerja. Pasalnya, sebagai orangtua dan tulang punggung ia tak tega dengan anak-anaknya.

"Rindu ngelawak hehehe. Rindu kerjalah yang penting. Kan kasihan anak-anak kalau aku enggak kerja, nanti gimana, kelamaan," ujar pelawak 55 tahun ini.

Rindu tersebut pun sepertinya sedikit terobati ketika semua rekan-rekannya sudah menjenguknya. "Semua sudah, komplit," sambungnya.

 

2 dari 2 halaman

2. Curhatan Bagus

Bagus, putra tertua Nunung yang kini mengambil alih peran orangtuanya sebagai tulang punggung dan orangtua bagi adik-adiknya ini sempat mengeluh kepada Nunung.

Bagus sempat bercerita kepada Nunung, jika ia seakan tak mampu lagi melanjutkan tugasnya sebagai tulang punggung keluarga.

"Ya ngeluh sih. Dia bilang, 'aku kayaknya enggak mampu ma' Dia gitu," tandasnya.

(kpl/aal/dim)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑