Sempat Sehat, Depresi Nunung Kambuh Lagi Saat Jalani Sidang Lanjutan

Dhimas Nugraha | Kamis, 31 Oktober 2019 06:10 WIB
Sempat Sehat, Depresi Nunung Kambuh Lagi Saat Jalani Sidang Lanjutan

Kapanlagi.com - Nunung dan suaminya, Iyan Sambiran kembali menjalani sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019).

Pada persidangan kali ini, Nunung terlihat lebih sehat dari sebelumnya, seperti yang dikatakan oleh putra sulung Nunung, Bagus Permadi. 

"Sehat kondisinya alhamdulillah, mamah hari ini sehat," kata Bagus Permadi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019).

Kendati demikian, menurut Bagus saat ini Nunung masih harus bersabar untuk menunggu hasil akhir putusan dari Majelis Hakim. 

"Cuma mamah masih menunggu-nunggu hasil akhirnya seperti apa, cuma kan aku enggak tahu," sambungnya. 

 

1 dari 2 halaman

1. Depresi Dibahas Kembali

Depresi Dibahas Kembali Nunung dan Iyan Sambiran ©KapanLagi.com/Budy Santoso
Pada sidang sebelumnya, Nunung sempat terlihat panik kala Majelis Hakim membacakan riwayat kesehatannya. Seperti yang diketahui, dalam penuturan beberapa saksi, Nunung mengidap penyakit depresi yang sudah cukup lama. 

Nunung yang kondisinya sudah mulai membaik ini pun sepertinya harus kembali menurun ketika sidang mulai membicarakan depresi yang ia miliki.

"Tapi masih dibahas juga yg soal depresi dan itu malah makin depresi lagi," ujar Bagus. 

2 dari 2 halaman

2. Panik Kambuh Lagi

Pada jalannya sidang, riwayat kesehatan menjadi salah satu data penguat yang mampu membantu Nunung dalam persidangan kali ini. 

Kendati demikian, kondisi depresi Nunung tersebut bisa saja kambuh kala menghadapi pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) ataupun dari Majelis Hakim. 

"Ya kalau itu emang.. gini ya, mamah kan emang riwayatnya seperti itu, riwayatnya memang depresi. Jadi kalau ada pertanyaan yang mungkin membuat dia bingung itu, mungkin mamah juga depresi lagi gitu. Jadi panic attack-nya kambuh lagi, pasti seperti itu," tutup Bagus. 

(kpl/aal/dim)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑