Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Seret Tina Toon Dalam Gugatan Hak Cipta ke Pengadilan, Engkan Gitaris Anima Bantah Cari Panggung

Senin, 30 Agustus 2021 14:55 WIB
Seret Tina Toon Dalam Gugatan Hak Cipta ke Pengadilan, Engkan Gitaris Anima Bantah Cari Panggung
Istimewa

Kapanlagi.com - Single berjudul Bintang yang dirilis Tina Toon pada tahun 2015 silam berbuntut permasalahan hukum. Mantan penyanyi cilik itu menjadi salah satu tergugat dalam perkara yang diajukan oleh gitaris Anima bernama Engkan Herikan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Engkan mengajukan gugatan pada April 2021 setelah mengetahui lagu Bintang didaur ulang tanpa menuliskan namanya sebagai pencipta lagu. Engkan menungkap dirugikan secara material Rp 750 juta dan immaterial dengan nominal sebanyak Rp 10 miliar.

Banyak spekulasi mengenai alasan Engkan baru mengajukan gugatan beberapa tahun setelah single dirilis. Namun kemudian dijelaskan bila pria tersebut tak mengetahui bila lagu Bintang didaur ulang secara resmi dan dikomersilkan.

"Awalnya kami nggak tahu. Makanya proses yang kami lewati sampai empat tahun untuk mempelajari masalah ini. Kami nggak asal-asalan, kami belajar dulu dari yang tadinya nggak ngerti. Makanya minta bantuan dari temen-temam pengacara semuanya, nggak bertindak gegabah karena ini menyangkut banyak pihak," kata Viee Vikan, istri dari Engkan saat menggelar jumpa pers di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021).

1. Tidak Berniat Cari Panggung

Gambar

Pihak Engkan Erikan awalnya berusaha tidak mempublikasikan permasalahan ini. Mereka ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun ketika Tina Toon berbicara kepada awak media, mereka pun turut menjelaskan supaya tidak simpang siur.

"Sebenarnya tuh sengaja dari Maret kasus berjalan kita meng-keep silent. Karena kita di sini berniat baik kok, nggak ngajak perang, kita tuh pengin damai saja, cuma minta kalau kalian emang salah tolong kembalikan namanya. Cuma karena Tina Toon yang akhirnya membuka, otomatis kan kita harus klarifikasi supaya masyarakat di luar sana itu nggak punya opini sendiri gitu," terang Viee Vikan.

Dengan gugatan di Pengadilan Niaga ini, Engkan Herikan bukan bermaksud untuk mencari panggung. Gitaris band Anima tersebut hanya ingin mendapatkan haknya sebagai pencipta lagu.

"Di sini bukan Engkan pengin eksis. Maaf, maaf, Engkan nggak mau kayak gitu. Kayak gini tuh (bikin laporan), Engkan juga nggak mau sebenarnya. Intinya nama Engkan balikin dong," ucap Engkan pada kesempatan yang sama.