Sering Beri Bantuan ke Panti Asuhan, Ashraf Sinclair Ingin Meninggal Berkumpul Bersama Rasulullah

Rabu, 19 Februari 2020 20:56 WIB
Sering Beri Bantuan ke Panti Asuhan, Ashraf Sinclair Ingin Meninggal Berkumpul Bersama Rasulullah

Kapanlagi.com - Ashraf Sinclair memang sudah tiada. Namun kebaikannya selalu dikenang oleh orang-orang disekitarnya. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Yayasan Panti Asuhan Yatim Daarul Rahman, Ahmad Habib. Tidak banyak yang mengetahui bahwa suami Bunga Citra Lestari ini rutin memberikan santunan untuk anak-anak yatim di dekat rumahnya.

“Mungkin tiga atau empat tahun lalu (jadi donatur). Saya sudah tidak menghitung lagi kapannya, karena saking seringnya. (Datang) seminggu sekali sih enggak. Mungkin dalam satu bulan itu pasti ada. Ya paling kebutuhan uang, beliau selalu bawa amplop berisi uang,” ujar Ahmad Habib saat ditemui di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Rabu (19/2).

1 dari 2 halaman

1. Tidak Ingin Diketahui Banyak Orang

Tidak Ingin Diketahui Banyak Orang ©KapanLagi.com/Budy Santoso
Diungkapkan Ahmad Habib, suami Bunga Citra Lestari itu selalu sendiri setiap datang ke Panti Asuhan. Ashraf Sinclair pun pernah mengatakan bahwa dirinya tidak mau banyak orang tahu ketika dirinya sedang beramal.

“Beliau yang saya tahu hanya datang sendiri. Saya tidak pernah melihat dia datang bersama siapa. Karena dia kalau bilang, ini amal saya, ini kebaikan saya, enggak perlu diketahui banyak orang. (Biasanya) datang pakai kaus oblong, pakai training, pakai sepatu olahraga, datang aja ke sini,” ungkapnya.

2 dari 2 halaman

2. Ingin Meninggal Berkumpul Bersama Rasulullah

Bahkan ada ucapan Ashraf Sinclair yang selalu diingat Ahmad Habib sampai saat ini. Ashraf Sinclair mengatakan dirinya memang bukan ahli ibadah tapi dirinya ingin saat meninggal nanti bisa berkumpul dengan Rasulullah.

“Beliau sampaikan ke saya. ‘Saya bukan ahli ibadah, saya bukan orang alim, tapi mudah-mudahan saya datang ke tempat ini, nanti suatu saat meninggal menghadap Allah, berkumpul bersama Rasulullah' Itu saja yang saya ingat sama percakapan beliau,” pungkas Ahmad Habib.

(kpl/rhm/sep)


 

↑