Sidang Gugatan PT Parfum Gue Indonesia, Tubagus Wijaya Hanya Ingin Hak Moral

Tyssa Madelina | Rabu, 14 Agustus 2019 20:05 WIB
Sidang Gugatan PT Parfum Gue Indonesia, Tubagus Wijaya Hanya Ingin Hak Moral

Kapanlagi.com - Sidang perdana gugatan perdata R Tubagus Wijaya kepada PT Parfum Gue Indonesia digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu hari ini (14/8/2019). Saat penyerahan berkas, terkuak fakta bila tergugat belum melengkapi administrasi.

"Sidang pertama tadi pemeriksaan para pihak. Ternyata pihak tergugat belum melengkapi administrasi, hanya surat kuasa. Kemudian tergugat diminta memberikan akta berisi siapa direktur utama, apakah benar Tiwi sebagai CEO-nya," kata John Simarmata selaku kuasa hukun Tubagus.

1 dari 2 halaman

1. Menuntut Kerugian Moral

Dalam gugatannya, R Tubagus Wijaya menegaskan bila dirinya tak menuntut nominal. Ia hanya berbicara soal kerugian moral yang didapatkan atas permasalahan ini.

"Waktu launching mereka tidak mengundang dan melibatkan saya. Saat Neng Tiwi jadi CEO, yang saya pelajari ada pelanggaran hak cipta, mencoba menghilangkan hak cipta saya di parfum itu. Sangat disayangkan, ini produk penemuan anak bangsa, tapi kok saya diginikan. Makanya saya menuntut hak moral saja, walaupun ada hal lain," ucap Tubagus.

2 dari 2 halaman

2. Dianggap Menantang

Sebelum melayangkan gugatan, R Tubagus Wijaya sudah mencoba jalur kekeluargaan kepada pihak Tiwi eks T2 dan PT Parfum Gue Indonesia. Sayangnya tanggapan yang diberikan seolah menantang meminta dibawa ke meja hijau saja.

"Kami sudah buka mediasi, tapi jawaban sana malah berkesan ya sudah gugat aja. Saya tak singgung soal materi, saya mau perjuangkan hak moral saja. Kok tega saya disingkirkan secara penemunya adalah saya. Neng Tiwi juga jadi CEO malah memberikan statemen tidak mengakhiri masalah ini, tak minta maaf dan menyadari kesalahan gerak gerik dan ucapannya. Saya sebagai penemu menuntut hak moral. Jangan sampai sebelah sana semena-mena terhadap hak moral," tutup Tubagus.

(kpl/abs/tmd)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

TOPIK TERKAIT
 
↑