Sidang Kembali Ditunda, Istri Zul Zivilia Keluhkan Biaya

Sanjaya Ferryanto | Senin, 18 November 2019 17:01 WIB
Sidang Kembali Ditunda, Istri Zul Zivilia Keluhkan Biaya

Kapanlagi.com - Sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Zul Zivilia kembali ditunda, Senin (18/11). Empat sidang dengan agenda yang sama sebelumnya juga ditunda. Penundaan sidang tersebut pun membuat istri Zul, Retno Paradina mulai kesal.

Ia meradang karena persoalan biaya yang dikeluarkannya semakin membengkak. Perlu diketahui, Retno tinggal di Depok, sedangkan ayahnya, Andi Bachtiar yang dikuasakan menjadi pengacara Zul tinggal di Makassar.

"Capek juga hehe. Biaya juga ya bolak balik Makassar tiap minggu kita ngeluarin duit, ya cukup pemborosan juga hehe," ujarnya ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (18/11).

"Karena bapak lokasinya di Selayar, jadi Selayar-JKT itu bisa habis Rp 2 jutaan. Jadi pulang pergi bisa 4 juta sampai 5 juta perminggu. Sidang kan tiap minggu, bayangin aja kita keluarin uang tiap minggu berapa?" Ujarnya.

 

1 dari 2 halaman

1. Sayangkan Proses Sidang

Sayangkan Proses Sidang Kapanlagi/Irfan Kafril
Retno pun menyayangkan proses sidang yang berlarut-larut. "Iya bisa dibilang begitu. Padahal hari ini kita udah optimis tuntutan hari ini berjalan lancar. Pas nyampe, ternyata ditunda lagi," Keluhnya.

Ia pun berharap sidang pada minggu depan dengan agenda yang sama yakni tuntutan terhadap suaminya tak ditunda lagi.

"Mudah-mudahan nggak ditunda lagi, keluarga disana kan juga nanyain terus sidang gimana hasilnya. Keluarga juga ikut bantu soal tiket ( pesawat buat Andi Bachtiar) kan, jadi kalau ditunda kaya gini saya juga gak enak kasih kabarnya ke mertua," harapnya.

2 dari 2 halaman

2. Zul Justru Senang

Zul Justru Senang Kapanlagi/Irfan Kafril
Sementara itu, jika Retno mulai kesal dengan sidang yang kembali ditunda, lain halnya dengan Zul. Ia justru berujar senang.

"Nggak (kesal). Saya selalu tenang. Justru senang karena bisa jalan-jalan, bisa ketemu istri dan keluarga juga," ujarnya.

(kpl/irf/frs)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑