Singgung Hak Asasi Manusia, Hotman Paris Minta Kejelasan KPI Soal Larangan Saipul Jamil Tampil di TV

Kamis, 09 September 2021 11:40 WIB
Singgung Hak Asasi Manusia, Hotman Paris Minta Kejelasan KPI Soal Larangan Saipul Jamil Tampil di TV
Hotman Paris buka suara soal larangan Saipul Jamil tampil di TV © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Usai bebas dari penjara atas kasus pelecehan seksual, Saipul Jamil mendapat kecaman bertubi-tubi dari netizen. Tak hanya diboikot, kini pria yang akrab disapa Bang Ipul itu juga dilarang tampil di acara televisi.

Karena hal itu, Saipul Jamil pun akhirnya meminta pertolongan secara khusus ke pengacara kondang Hotman Paris. Ia mengaku merasa dirugikan lantaran ada beberapa kontrak yang harus dibatalkan.

Hotman sendiri menegaskan kalau dirinya berbicara bukan sebagai kuasa hukum Saipul Jamil. Namun lantaran Saipul adalah fans beratnya sedari lama, ia memutuskan untuk buka suara.

"Pertanyaan kepada KPI terkait surat 6 September 2021, mohon KPI mempertegas soal surat ke televisi, apakah boleh Saipul Jamil ini tampil di TV atau tidak? Karena semua pihak TV tidak berani menampilkan Saipul Jamil di acara show," ujar Hotman Paris, seperti dilansir dari akun Instagram-nya (09/09).

1. Bicara Hak Asasi Manusia

Tak berhenti sampai di situ, Hotman juga bicara soal Hak Asasi Manusia atas kasus boikot Saipul Jamil. Ia menyinggung soal isi surat dari KPI yang tidak secara tegas melarang.

Hotman menilai, meski tidak melarang tegas namun beberapa stasiun televisi mulai khawatir akan hal itu. Imbasnya, Saipul Jamil merasa dirugikan karena hilangnya kontrak kerja.

"Jadi mohon, demi hak asasi manusia, mohon kepada KPI untuk mempertegas dengan tertulis, apakah Saipul Jamil ini, boleh nggak tampil di media TV? Kalau tidak boleh alasannya apa?" tanya Hotman.

"Karena suratnya tidak secara tegas melarang tapi semua perusahaan TV khawatir mengundang. Bahkan kontraknya ada yang dibatalkan. Demikian juga Komnas HAM dan DPR yang membawahi KPI, tolong masalah ini dipertanyakan," tutup pengacara bergaya flamboyan itu.