Sistem 'Kepercayaan' Bikin Hanung - Opick Kesandung Masalah

Anton | 15 Januari 2010, 05:25 WIB
Sistem 'Kepercayaan' Bikin Hanung - Opick Kesandung Masalah
Kapanlagi.com - Kabar soal keterlibatan Opick dalam kasus dugaan penggelapan uang, Hanung Bramantyo mengatakan bahwa dirinya sangat mengenal sosok pelantun tembang-tembang religi tersebut. Sebagai seorang sahabat, Hanung mengakui profesionalitas Opick dalam berkarya. Selain itu, karakter Opick juga diakui Hanung sebagai pribadi yang sangat bertanggung jawab.

"Pada dasarnya kita adalah orang-orang profesional dan kita tahu kalau Mas Opick tidak perlu dipertanyakan lagi, yang hidup dan bertanggung jawab terhadap profesi. Uang yang kita terima pada waktu itu kita tidak perlu dipertanyakan lagi, bukan sebagai kesalahan lagi tetapi buat kita tidak etis karena kita bekerja atas dasar kepercayaan. Dan saya tidak tanya sama Mas Opick dari mana datangnya uang itu, halal atau haram, yang penting itikad kita yang baik untuk membuat sebuah film," papar Hanung kepada para wartawan di Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (14/1) sore.

Suami Zaskia Adya Mecca itu menambahkan bahwa mereka tak terlibat dalam sebuah pertengkaran sebagai akibat dari permasalahan yang muncul, baik itu konflik antara Hanung dan Opick seperti yang diberitakan media massa. Bagi Hanung semuanya itu fitnah dan hubungan baik antara dirinya dan Opick telah terjalin sejak sebelum pembuatan film, apalagi mereka juga pernah bekerjasama dalam pembuatan video klip dengan itikad berdakwah.

"Saya juga nggak tau uang dari mana. Dengan terjadi kesalahan ini tidak menimbulkan pertengkaran apa sama Opick dan sebelum ada PT Alhamdulillah kita berdua sudah bekerja sama," tegasnya.

Menurut Hanung, untuk film SUNAN KALI JAGA risetnya sudah menghabiskan dana sekitar Rp150 juta, karena risetnya cukup panjang. Dana tersebut telah turun 2 tahun lalu, yakni 2007, dan ternyata dana yang dibutuhkan membengkak hingga Rp20 miliar.

Alasan kenapa begitu besarnya dana yang dibutuhkan karena untuk melakukan riset sejarah, yang telah dimulai sejak 2 tahun lalu setelah AYAT-AYAT CINTA tahun 2007 akhir.

Karena kebesaran mereka mengalihkannya ke film ASMAUL HUSNAH, dengan dana yang dibutuhkan hanya sebesar Rp5 miliar. Awalnya film tersebut untuk anak-anak dan pembuatan skenario hingga dua kali mengalami penggantian.

"Dan karena sudah disepakati maka turun dana awal Rp1,250 miliar untuk digunakan. Untuk syuting rencananya abis lebaran dan kita lakukan persiapan dan langsung syuting, ternyata di situ macet," tukasnya.     (kpl/adt/bun)

Editor:  

Anton