Suami Divonis Penjara, Inneke Koesherawati Teteskan Air Mata

Ahmat Effendi | 24 Mei 2017, 16:58 WIB
Suami Divonis Penjara, Inneke Koesherawati Teteskan Air Mata

Kapanlagi.com - Hari ini suami artis cantik Inneke Koesherawati yaitu Fahmi Darmawansyah harus menghadapi sidang terakhir dari kasus tindak pidana korupsi dengan menyuap pejabat di Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Vonis penjara dijatuhkan kepada pengusaha tersebut atas tindak suap atas pengadaan alat satelit monitoring.

Majelis hakim memberikan Fahmi vonis 2 tahun 8 bulan serta denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan. Saat mendengar vonis tersebut, Inneke Koesherawaty yang menyaksikan jalannya persidangan langsung meneteskan air mata.

Di sisi lain, Fahmi terlihat lebih tegar dalam menghadapi vonis tersebut. Pria tersebut berusaha mengambil hikmah, dan tidak menginginkan untuk melakukan proses banding atas putusan tersebut.

"Pertama saya mengucapkan Alhamdulillah karena ini adalah ujian dari Allah. Yang mau saya sampaikan ini merupakan berita gembira. Apa artinya, karena saya terpilih sama Allah termasuk orang-orang yang diuji," ujar Fahmi Darmawansyah usai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Rabu (24/5).

Inneke tak mampu menahan derai air matanya saat sang suami dijatuhi hukuman penjara. ©merdeka.comInneke tak mampu menahan derai air matanya saat sang suami dijatuhi hukuman penjara. ©merdeka.com

Ada alasan mengapa Fahmi memilih untuk menerima putusan tersebut. Majelis Hakim menyebut hal yang memberatkan Fahmi dalam kasus ini adalah sebagai pengusaha muda ia dianggap tidak mendukung program pemerintah yang terbebas dari KKN. Sementara hal yang meringankan karena Fahmi bersikap kooperatif dan masih memiliki tanggungan nafkah untuk istri dan 2 anak.

"Karena sebagai manusia kita biasa menghadapi ujian baik itu ujian senang maupun susah. Jadi bagi orang-orang yang mendapatkan ujian supaya kita menghadapi dengan sabar," tuturnya.

Ketika disinggung mengenai langkah banding, Fahmi mengaku tidak ingin melakukannya. Selain itu pengusaha tersebut juga menghibahkan tanah untuk kepentingan satelit Bakamla RI.

"Saya tidak akan pernah (minta) untuk meringankan hukuman," tandasnya.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

Join Kapanlagi.com
↑