Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Sudah Jadi Tersangka, Jerinx SID Tak Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya Karena Hal Ini

Senin, 09 Agustus 2021 16:20 WIB
Sudah Jadi Tersangka, Jerinx SID Tak Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya Karena Hal Ini
Instagram

Kapanlagi.com - Jerinx SID diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pengancaman terhadap Adam Deni. Jerinx dijadwalkan pihak kepolisian Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan oleh penyidik pada Senin (9/8), namun drumer grup band Superman Is Dead tersebut tak hadir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui mengatakan ketidakhadiran Jerinx dikarenakan pria yang berasal dari Bali tersebut sedang sakit. Meski begitu, Yusri mengatakan setelah dilakukan pemanggilan kedua nanti, Jerinx dapat hadir.

1. Sakit

Gambar

"Pengakuannya sakit, kurang sehat. Apa boleh? Boleh saja. Nanti kan ada mekanismenya panggilan kedua. Nanti bilang sakit lagi boleh nggak? Bisa saja karena kan ada mekanismenya," ungkap Yusri Yunus. "Tapi kita harap di sini saudara J bisa hadir karena kita panggil untuk melakukan pemeriksaan. Jadi bukan klarifikasi lagi ini sudah penyidikan, resmi," lanjutnya.

Yusri menyebut tak mengetahui pasti bagaimana kondisixsalit dari Jerinx SID. Sedangkan untuk alasan sakit yang dikatakan oleh pihak Jerinx tidak disertai surat keterangan, akan tetapi hal itu tidak menjadi masalah. "Menyampaikan bahwa yg bersangkutan kurang sehat dan tidak bisa hadir. Kalau ditanya penyakitnya apa tanya sama saudara J. Nggak apa-apa," ujarnya.

2. Cek Kebenaran

Selain itu, apabilan nantinya pada panggilan kedua Jerinx kembali tak bisa menghadiri karena alasan yang sama, Yusri mengatakan pihaknya akan mengecek kebenaran kondisi dari yang bersangkutan. Hal itu juga yang nantinya akan menentukan apakah Jerinx SID akan diperiksa atau tidak di Polda Metro Jaya.

"Nanti kita lihat selanjutnya, bagaimana kalau panggilan kedua juga nggak hadir? Nanti kita lihat, yang dikatakan sakit itu kan keadaan sana. Bagaimana kalau yang bersangkutan sakit jantung misalnya, terus nggak bisa terus memenuhi panggilan, nanti kita ada pemeriksaan di sini apakah yang bersangkutan akan dilakukan pemeriksaan atau tidak itu nantinya ada di sini," pungkasnya.