Syaiful Amri, Sosok Penting di Balik 'KOMEDI BETAWI'

Editor KapanLagi.com  | 08 Desember 2005, 17:05 WIB
Kapanlagi.com - Orang jarang mengenal sosok pria ini di dunia pertunjukan. Namun alumni IKJ tahun 1984 ini merupakan salah satu motor dalam membangkitkan kembali kesenian Betawi, dialah Syaiful Amri. Pria ini merupakan sosok penting di balik pagelaran Komedi Betawi, menjabat sebagai sutradara Saiful dituntut lebih kreatif dalam menggali sisi artistik dari setiap aspek cerita Komedi Betawi ini.

Seusai pertunjukan Komedi Betawi bertajuk MAISTER pada Rabu malam (7/12), Bang Syaiful menceritakan Komedi Betawi-nya dengan bangga.

Menurut penuturan Bang Syaiful asal usul Komedi Betawi adalah Lenong. Di mana Lenong dibagi dari dua jenis, Lenong preman dan Lenong dinas. Lenong preman menceritakan tentang jagoan-jagoan betawi, semacam Jawara, Jampang dan lain-lainnya. Sedang Lenong dinas mempunyai pakem tentang cerita kerajaan.

Bagi sang sutradara, Komedi Betawi merupakan kolaborasi dari berbagai sisi. Musik dan cerita diramu kemudian disajikan dalam bentuk spontanitas yang mengalir dibawakan oleh pemain-pemainnya. Salah satu kekuatan lenong ada dalam spontanitas minded-nya yang tak lepas dari pakem cerita. Dan seringkali artis yang terbiasa dengan skrip, akan angkat tangan kalau diajak main.

"Deddy Mizwar sendiri pernah angkat tangan," ujar betawi tulen ini. "Kebanyakan cerita yang kami bawakan berjenis Folkvoor (cerita yang betul-betul terjadi di Betawi), contohnya MAISTER itu adalah kejadian yang terbenar-benar terjadi di sini dan itu menjadi asal usulnya jalan maister," paparnya.

Menurut Bang Syaiful untuk beberapa pementasan yang akan datang masih akan bertemakan Folkvoor. Pementasan mendatang akan mengambil judul MACAN KEMAYORAN,lanjutnya.

Awalnya Komedi Betawi ditangani oleh Mandra dan kemudian dilanjutkan oleh H.Malih, sedang Syaiful Amri merupakan tangan ketiga.

"Saya yang paling lama dan saya akan full disini," janjinya. Target ke depan, bang Syaiful ingin Komedi Betawi ini dapat diterima dan ditayangkan di stasiun. Ia juga berharap ada tangan-tangan profesional yang dapat menangganinya.

"Ibaratnya kami ini tukang masak, kami memasaknya sesuai keinginan tapi tukang jualnya yang tidak ada,"kilahnya.

Semangat dan harapan Bang Syaiful terlihat sangat besar untuk mengangkat segera Komedi Betawi ini ke permukaan. Dan takkan terhenti. (kl/ww)

Lihat foto: Bicara Lenong Betawi