Tahu Jadi Tersangka Lewat Media, Dea Mirella Berang

Wulan Noviarina Anggraini | 30 Mei 2014, 14:41 WIB
Tahu Jadi Tersangka Lewat Media, Dea Mirella Berang

Kapanlagi.com - Perseteruan antara Dea Mirella dengan mantan suaminya, Eel Ritonga sepertinya masih berbuntut panjang. Dea tidak terima dengan pernyataan Eel yang menyebutnya sebagai tersangka kasus penggelapan mobil.

Melalui akun twitternya, Dea mengungkapkan semua uneg-unegnya. Mulai dari kemarahannya kepada Eel, sampai kekecewaannya kepada pihak kepolisian yang menurutnya tidak melindungi dirinya sebagai masyarakat awam.

Menurut Dea, polisi terkesan menutupi kasus ini darinya. Bahkan, ia baru mendapatkan surat panggilan setelah berita ia resmi jadi tersangka ramai di media.

"Dan surat panggilan pun baru sampai setelah pemberitaan gencar di media. Dan anehnya, kemarin saya tanya Pak penyidik malah ditutup-tutupi. Katanya status saya masih saksi. Kenapa orang-orang awam lebih dulu tahu daripada saya? Kenapa pak penyidik tidak kasih tahu saya keadaan yang sebenarnya waktu saya cari tahu tentang status saya?," tulis mantan personel grup Warna itu di Instagram.

Surat panggilan yang datang terlambat. @instagram.com/deamirellaSurat panggilan yang datang terlambat. @instagram.com/deamirella


Menurut Dea, bukan dirinya yang menjual mobil. Bahkan sejak awal ia tidak punya ide untuk menjualnya. Ia hanya menerima kebaikan hati seseorang, tapi ia yang mendapatkan getahnya.

Namun ia menerima semua itu sebagai resiko perjuangannya untuk sang buah hati, Melody. Hanya saja, Dea menyayangkan, mengapa kasus ini merebak saat Melody sedang menghadapi ujian kenaikan kelas.


Kasus yang menyeret Dea sebagai tersangka berawal pada bulan Oktober 2013 lalu. Saat itu, Dea menjual mobil Honda CRV milik mantan istri Eel, Ninda. Semuanya ia lakukan atas persetujuan Ninda, dan BPKB mobil pun atas nama Ninda.

Namun ternyata Eel tidak terima mobil itu dijual tanpa persetujuannya. Meski BPKB atas nama Ninda, Eel tetap melaporkan Dea ke polisi dengan pasal penggelapan, dan kini ia ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman 4 tahun penjara.

Bagaimana kasus rebutan harta gono-gini antara Dea dan Eel akan berakhir? Kita tunggu saja kabar berikutnya.

(kpl/phi)

Editor:   Wulan Noviarina Anggraini