Tak Mau Keluar, Saklar Listrik Rumah Bambang Pamungkas Dimatikan oleh Anaknya Sendiri

Senin, 09 Agustus 2021 21:05 WIB
Tak Mau Keluar, Saklar Listrik Rumah Bambang Pamungkas Dimatikan oleh Anaknya Sendiri
Bambang Pamungkas © instagram.com/ja_pamungkas11

Kapanlagi.com - Putri sulung pesepakbola Bambang Pamungkas, Jane Abel mendadak muncul di depan publik dan membuat pengakuan cukup mengejutkan. Bukan tanpa alasan, nama Jane dihapus dari kartu keluarga (KK) oleh sang ayah. Mengetahui hal tersebut Jane pun mendatangi kediaman sang ayah di Jakarta.

Sayang begitu tiba di rumah Bambang Pamungkas, kehadiran Jane Abel tidak disambut hangat. Menurut satpam yang bertugas di kediaman Bambang, bintang Persija Jakarta itu sedang tidak ada di rumah. Tentu, ucapan sang satpam tidak langsung dipercaya Jane. Pasalnya, dua mobil ayahnya itu masih terparkir di garasi rumah.

"Hari pertama ke rumah ayah itu dari jam setengah satu sampai jam enam. Itu pertama kali dateng satpam itu mungkin nggak kenal ya karena aku nggak pernah ke rumah ayah juga. Jadi 'Oh silahkan masuk', setelah berdiri di rumah ayah aku ketok-ketok, aku panggil-panggil, abis itu satpamnya dateng, sambil telponan itu, bilang kalo 'Oh lagi di apartemen ya, saya sampaikan, saya sampaikan' gitu," kata Jane di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (9/8).

"Terus bilang ke saya 'Ada urusan apa? Soalnya di rumah ini lagi kosong nggak ada orang' aku bilang 'Emang ke mana?'. Dijawab lagi 'Ada acara, lagi di luar'. Aku bilang lagi 'Kok mobilnya ada di rumah dua-duanya?'. Katanya 'Oh iya naik ojek online'. Aku bilang 'Mobil sehat kenapa nggak dipake? Katanya corona, takut'. Terus 'Saya juga kurang tahu, kurang tahu'. Awalnya aku luluh 'Udah lah kalau emang nggak mau ketemu sama aku'. Padahal posisinya aku tahu memang beliau ada di rumah," sambungnya.

1. Sengaja Matikan Saklar Listrik

Karena yakin Bambang Pamungkas berada di rumah, Jane Abel pun memutuskan tetap bertahan di rumah sang ayah. Jane tetap menunggu sang ayah keluar dari rumah untuk menemuinya. Sayang, sampai sore tiba, Bambang Pamungkas tak kunjung keluar dari rumah.

"Ya udah aku pulang, aku kan pergi sama tanteku, tanteku bilang 'Ngapain kita pulang tungguin aja, biarin aja, di dalem mau ngapain terserah. Yang penting kita tungguin di depan'. Balik lagi lah kita ke rumah itu, kita tungguin sampe (jam) enam sore," katanya.

Meski tidak dibukakan pintu, tetapi Jane tetap berusaha menunggu sang ayah untuk keluar. Banyak cara yang dilakukan Jane di rumah Bambang Pamungkas, salah satunya mematikan saklar listrik rumah ayahnya tersebut. Hal ini dilakukan supaya pemilik nomor 20 di Persija Jakarta itu keluar rumah.

"Sebenernya iseng aja. Aku tuh mikir gimana caranya biar orang yang ada di dalem itu keluar. Karena diketok-ketok nggak bisa, nggak keluar, terus (satpam) bilang lagi pergi dan segala macem. Akhirnya aku mikir gimana nih kita cari-cari kan, aku lihat saklar di situ, matiin kali ya pasti kan kepanasan," katanya.

2. Sudah Tak Komunikasi Sejak Juni 2020

"Kalau orang normalnya kan dihidupin keluar nih, dan itu nggak keluar sama sekali. Yang ngehidupin satpamnya, dihidupin kan terus aku sama tanteku pura-pura nggak tahu. Setelah satpamnya pergi dimatiin lagi, terus dateng lagi satpamnya, dihidupin lagi, dimatiin lagi. Begitu sampai terakhir dimatiin, itu nggak dihidupin lagi sampe jam enam itu, sampe bener-bener gelap-gelapan, nggak keluar sama sekali," sambung Jane.

Jane mengaku, belakangan ini dirinya sudah tidak berkomunikasi lagi dengan sang ayah. Komunikasi terakhir Jane dengan sang ayah pada bulan Juni 2020, itupun tidak dibalas oleh mantan kapten Persija Jakarta tersebut.

"Kalau sekarang memang tidak berkomunikasi lagi. Jadi komunikasi pun kemarin terakhir Juni itu masih terkirim cuma memang nggak dibalas. Notif biru terbacanya itu dimatikan, jadi aku nggak tahu ini udah dibaca apa belum. Cuma memang terkirim. Setelah itu Juli akhir itu sudah centang satu, jadi tidak terkirim kan. Sebelum ke rumah ayah, karena kontaknya nggak dibaca tadi, makanya aku nggak kontak," tutup Jane.