Tak Mau Panggil Nama, Ibunda Indah Permatasari Sebut Arie Kriting 'Si Setan'

Wulan Noviarina Anggraini | Kamis, 31 Oktober 2019 14:38 WIB
Tak Mau Panggil Nama, Ibunda Indah Permatasari Sebut Arie Kriting 'Si Setan'

Kapanlagi.com - Hubungan Indah Permatasari dengan Arie Kriting yang sudah berjalan cukup lama, ternyata tak mendapatkan restu dari ibunda sang aktris, Nursyah. Entah apa yang membuat sang Ibunda tak menyukai Arie, yang jelas Nursyah bahkan tak mau memanggil namanya.

Dilansir dari Detik.com, Nursyah meminta kepada komika yang juga aktor itu untuk berbicara di depan Quran. Namun Nursyah tak memberikan penjelasan mengenai permintaan ini.

"Suruh si Kriting itu ngomong sendiri di depan Al Quran. Sebetulnya saya sudah ndak mau lagi sebut nama itu," ujar Nursyah.

 

1 dari 3 halaman

1. Sebut Arie 'Si Setan'

Sebut Arie 'Si Setan' © instagram.com/arie_kriting
Menurut Nursyah, putrinya berubah drastis setelah pacaran dengan Arie Kriting. Nursyah pun menyebut nama Arie dengan sebutan yang cukup mencengangkan.

"Anak yang salehah, anak yang sering ngaji, puasa sunnah. Dia tidak tinggalkan Al Quran yang selalu bawa di tas, setiap lima waktu dia tidak tinggalkan. Si setan itulah yang bikin Indah berubah," ungkap Nursyah.

Karena Arie, Indah jadi sering pulang malam dan bertindak kasar kepadanya. Nursyah pun mengaku pernah dibanting oleh Indah di tepi jalan beberapa waktu lalu.
2 dari 3 halaman

2. Indah Tak Sadar

Indah Tak Sadar © instagram.com/arie_kriting
Di mata Nursyah, apa yang terjadi pada Indah tidak biasa. Ia merasa bahwa anaknya bertindak di luar kesadaran, sehingga berubah jadi sosok yang tidak ia kenali lagi.

"Ini menurut saya bukan cinta biasa. Sekarang anakku itu sudah di luar kesadaran," tukas Nursyah.

Sampai saat ini, Arie Kriting dan Indah Permatasari belum memberikan keterangan secara langsung. KapanLagi.com masih berusaha menghubungi keduanya untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

3 dari 3 halaman

3. Banting Ibu

Nursyah menyebut perangai putrinya sekarang sangat berubah. Bahkan ia pernah dibanting Indah karena melarangnya pergi ke Irian untuk liburan bersama Arie.

"Saya pikir Indah udah lari ke busway, ternyata saya duluan sampai dan dia tidak ada di sana. Saya turun setelah diusir sama orang busway, dengan izin Allah, saya lihat Indah turun gojek. Saya peluk dia, dia banting badan saya di pinggir jalan. Indah pulang, saya bilang. Dia bilang 'Apa sih mau Mami? Mami saya muak sama kamu', dia bilang itu sama saya," urai Nursyah.

"Dia tidak mau dipeluk saya. Kayak jijik sama saya. Saya mohon supaya dia pulang. Akhirnya karena saya mohon di pinggir jalan, dia naik motor saya, dia bilang 'Naik!'. Akhirnya dia bawa motor kayak kesetanan. Saya di belakang dzikir terus," imbuhnya.

(kpl/phi)


↑