Tak Terima Dibilang Pansos dari Pablo Benua, Intan Hardja: I Am Real Victim!

Dhimas Nugraha | Jum'at, 15 November 2019 08:30 WIB
Tak Terima Dibilang Pansos dari Pablo Benua, Intan Hardja: I Am Real Victim!

Kapanlagi.com - Sudah satu minggu presenter Intan Hardja menunggu itikad baik dari Pablo Putera Benua. Seperti diketahui, pria yang kini mendekam di penjara itu telah menciptakan lagu untuk debut singla Intan yang belakangan diketahui mirip dengan tembang populer milik Jay Chou.

Lantaran tak ada respon baik, Intan didampingi Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum melayangkan somasi. Dengan harapan Pablo mau berbicara atas apa yang dilakukannya.

"Setelah minggu lalu press conference, saya menunggu itikad baik adanya jalur komunikasi ke pihak saya. Ternyata nggak ada juga. Saya nggak mengerti apakah mereka tahu atau gimana. Makanya saya dan tim kuasa hukum mau berikan somasi ke sel Pablo," kata Intan ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).

 

1 dari 2 halaman

1. Bantah Pansos

Muncul anggapan bila Intan Hardja panjat sosial dengan memanfaatkan nama Pablo Putera Benua yang saat ini ada di penjara. Namun ia membantah hal tersebut lantaran dirinya memang korban yang ingin meminta pertanggungjawaban.

"Menganggap saya pansos? Kalau pansos kan suatu hal yang nggak real, memfitnah. Kalau sekarang I am real victim. Saya membeli lagu dengan nominal banyak tapi nggak bisa diapa-apain, malah kena pelanggaran hak cipta, saya korban dan harus dapat hak saya," tambah Intan.
2 dari 2 halaman

2. Dukungan Sahabat

Dalam melemparkan somasi ke Pablo Putera Benua, Intan Hardja mendapat dukungan dari penyanyi pendatang baru Liza Aditya dan Reynaldi Marcellino. Keduanya mendukung Intan agar bisa mendapatkan hak-haknya.

"Tadinya Intan tuh nggak mau fight tapi kita dorong dia karena kita kasihan masa baru mulai udah dapat kasus kayak gini," ucap Liza.

Reynaldi menambahkan, "Kalau baru berkarya ada kayak gini kan nggak enak ya. Makanya kita support gimana caranya biar image Intan baik sebagai penyanyi pendatang baru. Bukan cuma cerita kasus gini, tapi juga punya karya," tutupnya.

(kpl/abs/dim)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑