Tampilkan Hal Berbeda, Golden Memories Asia Akan Jadi Obat Kangen Para Ibu Bapak

Sanjaya Ferryanto | Kamis, 29 Agustus 2019 23:01 WIB
Tampilkan Hal Berbeda, Golden Memories Asia Akan Jadi Obat Kangen Para Ibu Bapak

Kapanlagi.com - Nuansa berbeda ditampilkan Indosiar dalam ajang pencarian bakat bertajuk Golden Memories Asia. Program yang menyajikan lagu-lagu hits nostalgia era 70-an hingga 2000-an menawarkan lebih dari sekedar unjuk kebolehan dan diikuti 6 negara asia, yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Philipina, Malaysia dan Timor Leste.

Keenam negara itu akan bersaing memperebutkan posisi bergengsi dengan mengirimkan masing-masing empat orang profesional sebagai perwakilannya. Yang duduk untuk mengomentari para peserta yakni, Meinnan Yunos (Brunei Darussalam), Gino Padilla (Phillipina), Sheila Majid dan Amy Search (Malaysia), Najip Ali (Singapura), dan Victor Maia (Timor Leste). Sedangkan dari Indonesia sendiri adalah Hetty Koes Endang, Soimah, Iis Sugiarto dan Ruth Sahanaya.

 

1 dari 2 halaman

1. Obati Kerinduan

"Program ini kami ciptakan menimbulkan keceriaan dan keseruan, serta bentuk persahabatan antar negara yang akan kita ciptakan disini. Tujuannya adalah mulia, kenapa kami Golden Memories Indonesia kami kembangkan menjadi Asia. Baik negara indo, malay, sing, brunei, timor leste, philipin semua bergabung dalam kejuaraan yang sama. Acara ini akan membuat seluruh penonton akan heboh," ucap Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming SCM saat preskon di Gedung SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (29/8).

Lebih jauh, Harsiwi mengatakan kalau program acara yang rencananya akan disiarkan Live pada 2 September 2019 pada pukul 18.00 WIB ini sekaligus mengobati kerinduan ibu-ibu di rumah dan berharap agar acara tersebut bisa membangkitkan semangat para penonton yang ingin mendengar lagi lagu-lagu lawas yang mungkin sudah sedikit terlupakan.

2 dari 2 halaman

2. Bangkitkan Semangat

"Bahkan banyak analisis yang mengatakan kalau ini adalah program alternatif ibu dan bapak membangkitkan semangat nonton acara ini. Kami harapkan acara ini bisa membangkitkan semangat para penonton. Kami akan mulai 2 September 2019, yang mendaftar ingin nonton itu sampai full setiap harinya," jelasnya.

"Yang hadir adalah komunitas, gimana tren dan situasi sosial masyarakat dimana orang mau reuni, bertemu teman lama, dan bersatu kembali. Acara ini membuat semakin kental dan mengeratkan silaturahmi kepada teman yang sudah terputus sejak lama. Semoga acara ini bisa jadi acara positif diseluruh Indonesia," pungkasnya.

(kpl/aal/frs)


Reporter:  

Sahal Fadhli

TOPIK TERKAIT
 
↑