Teleponan dengan Nikita Mirzani, Orangtua Audrey Curhat Kecewa Karena Hal Ini

Galuh Esti Nugraini | Jum'at, 12 April 2019 12:30 WIB
Teleponan dengan Nikita Mirzani, Orangtua Audrey Curhat Kecewa Karena Hal Ini

Kapanlagi.com - Sosok gadis berusia 14 tahun bernama Audrey yang menjadi korban kekerasan di Pontianak mendadak viral. Beberapa nama selebriti ibukota, juga YouTuber, menyempatkan waktu untuk datang menjenguknya.

Namun aksi pihak yang menjenguk ini mendapat kecaman dari Nikita Mirzani. Pasalnya mereka memposting foto dan video bersama Audrey tanpa melakukan sensor pada bagian wajah.

Menurut Nikita hal itu tak patut mengingat Audrey adalah korban dan masih di bawah umur. Di mana identitas seharusnya dilindungi, bukan diumbar-umbar.

1 dari 2 halaman

1. Bertelepon Dengan Orangtua Audrey

Aksi Nikita Mirzani mengecam public figure yang menyebarkan foto Audrey malah mendapatkan banyak kontra dari warganet. Hingga ia kemudian memposting Insta Story berisi percakapan dengan orangtua Audrey.

"Saat telepon, orangtuanya (Audrey) marah banget, terlebih ayahnya. Dia bilang, 'Aku bingung Kak Niki, mereka dateng tanpa kita minta. Kita terima dengan baik. Mereka mau foto, ya saya sebagai orangtua juga baru pertama kali kena kasus begini, didatengin artis dan vlogger ya kita senang'," cerita Nikita ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis kemarin (11/4/2019).

2 dari 2 halaman

2. Orangtua Audrey Disalahkan

Orangtua Audrey Disalahkan Nikita Mirzani bahas soal Audrey © KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Karena public figure memposting wajah, orangtua Audrey mendadak disalahkan oleh warganet. Mereka dianggap mengeksploitasi kasus anaknya untuk menarik simpati banyak orang.

"Ya itu wajar sebenernya (public figur menjenguk), tapi malah terus banyak yang di-posting-posting. Sekarang keluarga malah dijelek-jelekan karena dengan postingan itu menyatakan kalau korban dan orangtua tidak mempermasalahkan. Kan nggak gitu ceritanya. Mereka (orangtua Audrey) kecewa banget," tandas janda dua anak ini.

(kpl/abs/gen)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑