Terjerat Pasal Psikotropika, Axel Thomas Dituntut 6 Bulan Penjara

Ahmat Effendi  | 26 Oktober 2017, 14:52 WIB
Terjerat Pasal Psikotropika, Axel Thomas Dituntut 6 Bulan Penjara

Kapanlagi.com - Sidang penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang membelit Axel Matthew Thomas menemui titik akhir. Putra dari aktor senior Jeremy Thomas ini dituntut hukuman kurung enam bulan penjara.

Keputusan itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada hari Rabu siang (25/10/2017) di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Jawa Barat. Sedianya pembacaan dilakukan pekan lalu, namun diundur hingga baru terlaksana kemarin.

"Berdasarkan uraian maka kami berpendapat bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan pidana, percobaan atau perbantuan untuk melakukan tindak pidana psikotropika. Menerima penyerahan psikotropika selain yang ditetapkan dalam Pasal 14 ayat 3, Pasal 14 ayat 4. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 60 ayat 5 jo Pasal 69 UU RI Nomor 5 Tahun 1997, tentang Psikotropika," kata Jaksa.

"Hal-hal yang memberatkan tidak ada. Hal-hal yang meringankan, terdakwa sopan dalam persidangan. Terdakwa mengakui perbuatannya dan menyesalinya, terdakwa tidak berbelit-belit dalam memberikan keterangan di dalam persidangan," lanjutnya.

Axel Matthew Thomas dituntut hukuman 6 bulan penjara. ©KapanLagi.comAxel Matthew Thomas dituntut hukuman 6 bulan penjara. ©KapanLagi.com

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Axel Matthew Thomas anak dari Jeremy Thomas dengan lama 6 bulan, dikurangi selama berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan. Dan denda sebesar Rp 20.000.000 subsider 1 bulan kurungan," putusnya.

Sidang berikutnya yakni agenda pembacaan pledoi dari pihak Axel akan digelar pada Senin pekan depan (30/10/2017). Meski tidak ada barang bukti, serta hasil urin dan darah negatif, keluarga dan pengacara Axel akan sepenuhnya menghargai jalannya proses hukum.

"Yang ingin saya tegaskan buat temen-teman media, yang paling penting fakta persidangannya bahwa putra saya urin dan darahnya negatif, dan tidak ditemukan barang bukti. Kami akan menghargai proses hukum, kami percaya bahwa masing-masing pihak sudah menjalankan fungsi dan tugasnya," tutup Jeremy ditemui usai sidang.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho